Tantang Inspektorat Untuk Audit Terkait Dugaan Penyelewengan Anggaran, Kades Gemel: Silahkan, Saya Sih Nyante Aja


Ilustrasi audit

Lombok Tengah, GL_ Perseteruan antara pemerintah Desa (Pemdes) Gemel, kecamatan Jonggat, kabupaten Lombok Tengah (Loteng) provinsi NTB dengan warganya termasuk anggota Badan Keamanan Desa (BKD) terus berlanjut. Setelah perwakilan masyarakat Desa Gemel yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Peduli Desa Gemel (GPPDG) bersama BKD pada Senin (17/10/2022) lalu datang ke inspektorat Loteng untuk meminta dilakukan audit total terhadap dugaan penyelewengan Dana Desa (DD) dan menyerahkan bukti tambahan, kini Pemdes Gemel memberikan tanggapan bahkan mengancam akan menyerang balik warganya.

Kepala Desa (Kades) Gemel, Muhamad Ramli, justru menantang inspektorat Loteng untuk melakukan audit terhadap pihaknya menyusul laporan dari masyarakatnya itu. Ia mengaku tidak ada yang perlu dikhawatirkan jika langkah yang dilakukannya diklaim tidak ada pelanggaran. Bahkan, Ramli mengaku sering melayangkan surat kepada pihak inspektorat kendati tidak dijelaskan surat apa saja yang telah dilayangkan pihaknya kepada inspektorat tersebut.

“Saya sih Nyante saja. Silahkan (inspektorat) lakukan audit,” tantangnya di hadapan media ini belum lama ini.

Terkait maraknya kritik dan keluhan terkait kinerja dirinya, seperti biasa Ramli menyikapinya dengan santai. Kritikan menurutnya hal yang wajar dan Ia mengaku bersyukur dikritik.

“Hal yang wajar, kritik itu secara dewasa. Mengkritik mari menggunakan argumen bukan menggunakan sentimen,” tandasnya.

Terpisah, menanggapi tantangan Kades Gemel itu, Inspektur inspektorat Lombok Tengah, H. Lalu Aknal Afandi yang dikonfirmasi media gemalombok.com, Rabu (26/10/2022), berjanji dalam waktu dekat pihaknya akan menerjunkan team inspektorat untuk melakukan audit baik di lapangan maupun dokumen laporan Desa Gemel.

“inshaAllah dlm waktu dekat tim inspektorat akan turunnn. pokokx dlm waktu dekat ( th ini pasti tim akan turun ),” ujarnya singkat via pesan tertulis.

Inspektur Inspektorat Lombok Tengah, H. Lalu Aknal Afandi

Terkait pernyataan Kades Gemel, Muhamad Ramli yang mengaku sering bersurat ke inspektorat dijelaskan Aknal, memang tidak ada kewajiban Kades manapun atau instansi manapun untuk berkoordinasi secara berkala. Namun, inspektorat memiliki tugas pembinaan dan pengawasan.

“kewajiban tdk ada, tapi inspektorat punya tugas pembinaan dan pengawasan. Trmasuk ke semua desa..shg spapun yg mo konsultasi, minta pendampingn..inspektrat sllu siaap..,” tambahnya.

Menanggapi terkait laporan warga Desa Gemel ke Kejari Praya atas dugaan penyelewengan anggaran Desa, Aknal mengaku pihaknya telah mendapat pemberitahuan dari pihak kejaksaan sehingga pihaknya telah menjadwalkan waktu team auditor akan turun. Namun demikian, Aknal mengaku sengaja merahasiakan jadwal pasti team auditor inspektorat Loteng untuk turun demi menjaga objektifitas hasil audit nanti.

“sdh ada koordinasi kejaksaan dng inspektorat..mkax inspektorat sdh menjadwalkn utk turun ke desa Gemel,” tutupnya.(GL/red)


1 Komentar untuk "Tantang Inspektorat Untuk Audit Terkait Dugaan Penyelewengan Anggaran, Kades Gemel: Silahkan, Saya Sih Nyante Aja"

  1. Ijin dimana alamat redaksi dari gema Lombok atau no hp,wa sebab TDK ada tertera dibox redaksinya

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel