Kawal Ketat, Warga Desa Gemel Serahkan Bukti Tambahan Dugaan Penyelewengan DD Ke Inspektorat Setelah Dapat Restu Bupati


Lombok Tengah, GL_ Keseriusan warga Desa Gemel, kecamatan Jonggat, kabupaten Lombok Tengah (Loteng) provinsi NTB yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Peduli Desa Gemel (GPPDG) untuk mengawasi proses laporan kasus dugaan penyelewengan Dana Desa (DD) oleh pemerintah Desa (Pemdes) Gemel terus dilakukan. Setelah sebelumnya melapor ke Kejari Praya, kini warga Desa Gemel bersama perwakilan anggota BKD menyambangi kantor inspektorat Loteng, Senin (17/10/2022) untuk menyerahkan bukti tambahan sekaligus meminta agar pihak inspektorat melakukan audit total terhadap Pemdes Gemel yang disinyalir marak terjadi pelanggaran.

Bahkan sebelumnya, mereka telah bertandang ke pendopo Bupati Loteng untuk mengadukan sejumlah polemik di Desa Gemel. Bupati Loteng, HL. Pathul Bahri langsung menemui perwakilan BKD bersama masyarakat Desa yang memiliki 8 Dusun itu. Tidak selesai sampai di situ, laporan ke pihak kepolisian Polres Loteng juga disebut telah dilayangkan terkait kasus insentif Badan Keamanan Desa (BKD) yang diduga tidak pernah dibayarkan Pemdes Gemel selama kurun waktu hampir empat tahun sejak tahun 2019-2022.

Rombongan perwakilan warga Desa Gemel bersama anggota BKD tiba di gedung inspektorat Loteng sekitar pukul 11.00 waktu setempat dan diterima langsung oleh Inspektur inspektorat Loteng, H. Lalu Aknal Afandi. Pertemuan berlangsung di gedung aula kantor tersebut sekitar satu jam dan diakhiri dengan penyerahan dokumen bukti tambahan.

Koordinator GPPDG, H. Rosi’in, di hadapan Inspektur mengatakan maksud kedatangannya bersama perwakilan BKD untuk menindaklanjuti laporan sebelumnya ke Kejari Praya atas kasus dugaan penyelewengan Dana Desa Gemel.

“Kami datang supaya pihak inspektorat melakukan audit terhadap penggunaan anggaran Desa dengan teliti, bukan hanya laporan di atas kertas saja ketika ada permintaan dari kepolisian maupun kejaksaan,” ungkap H. Rosi’in, melansir dari Talika News, Senin (17/10/2022).

Di hadapan Inspektur, Analis, serta auidtor inspektorat Loteng, pria yang akrab disapa Tuan Ci’ing ini juga menyampaikan maksudnya untuk memastikan sejauh mana perkembangan penanganan kasus yang telah dilaporkan pihaknya. Apakah pihak kejaksaan dan kepolisian sudah meminta inspektorat untuk melakukan audit khusus untuk laporan masyarakat Desa Gemel tersebut.

Di kesempatan yang sama, Inspektur inspektorat Loteng, H. Lalu Aknal Afandi, mengapresiasi langkah yang dilakukan masyarakat, pemuda dan anggota BKD Desa Gemel untuk menyampaikan persoalan dugaan penyelewengan Dana Desa tersebut. Pihaknya lanjut Afandi, akan mempelajari secara rinci dan menindak lanjuti pengaduan masyarakat Desa Gemel sesuai mekanisme yang ada.

“Saya akan turunkan Tim audit untuk audit investigasi di lapangan paling telat bulan Desember mendatang,” tandasnya, seraya menjelaskan alasan banyaknya laporan dari Desa-desa lain sehingga pihaknya memperkirakan bisa melakukan audit pada bulan itu.(GL/TN/red)


Belum ada Komentar untuk "Kawal Ketat, Warga Desa Gemel Serahkan Bukti Tambahan Dugaan Penyelewengan DD Ke Inspektorat Setelah Dapat Restu Bupati"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel