Lantaran Kasus Narkoba, Kapolda NTB Dilawan Anak Buahnya

 

Kabid Hukum Polda NTB, Kombespol Abdul Azas Siagaian
(sumber:antara foto)

Mataram, GL_ Aksi pembangkangan oleh anggota polri kepada atasannya di internal institusi polri terjadi di wilayah hukum Polda NTB. Kini, salah satu oknum anggota polisi berpangkat Brigadir Polisi Satu (Briptu) melakukan perlawanan dengan menggugat Kapolda NTB, Irjen pol Djoko Poerwanto, karena tidak terima ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus peredaran narkoba.

Disinyalir sebab perlawanan tersebut akibat penetapan sebagai tersangka terhadap Briptu MAR (27) yang dinilai tidak sesuai prosedur. Kini, polemik tersebut berujung gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri (PN) Raba Bima oleh Briptu MAR untuk pembuktian sah tidaknya penetapan tersangka oleh penyidik terhadap oknum polisi yang disebut-sebut sebagai anggota satintelkam polres Dompu itu.

Kabid Hukum Polda NTB, Kombes Abdul Azis Siagaian, mengatakan, pihaknya siap menghadapi perlawanan Briptu MAR tersebut.

“Kami sudah dapat informasi soal pengajuan praperadilan Briptu MAR. Sidang perdana dijadwalkan Selasa (13/9) besok, sudah ada tim kami bentuk dan siap menghadapi itu,” ungkap Azas dilansir Antara, Sabtu (10/9).

Dari data laman resmi Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Raba Bima, gugatan praperadilan Briptu MAR terdaftar pada 29 Agustus 2022 dengan nomor perkara 5/Pid.Pra/2022/PN RBI, dengan materi terkait sah tidaknya penetapan tersangka Briptu MAR oleh penyidik Satresnarkoba Polres Bima.

Menurut Azas, penyidik tidak akan gegabah dalam menetapkan seseorang menjadi tersangka dalam suatu perkara. “Jadi, nanti saja kami lihat dari hasil praperadilan,” sebut Azas.

Ditambahkannya, berkas perkara tersebut sudah dilimpahkan ke jaksa untuk diteliti. “Sudah ada progres tahap satu, berkas dilimpahkan untuk diteliti jaksa. Hasilnya (penelitian jaksa) masih menunggu,” bebernya.

Dugaan terlibatnya Briptu MAR dalam kasus peredaran narkoba itu berawal dari tertangkapnya salah satu terduga pengedar narkoba jenis sabu-sabu di wilayah Kilo kabupaten Dompu. Setelah dikembangkan, penyidik menciduk salah satu terduga pengedar berinisial CA dengan belasan klip plastik barang bukti berisi sabu-sabu di kabupaten Bima. CA mengaku mendapatkan barang bukti sabu-sabu itu dari Briptu MAR. Polisi pun menyusun strategi agar terjadi transaksi antara CA dengan Briptu MAR dan membuahkan hasil. Briptu MAR tertangkap saat hendak melakukan transaksi sabu-sabu dengan CA. Barang bukti yang diamankan seberat 91 gram sabu-sabu.

Briptu MAR dijadikan tersangka dan dijerat pasal 112 ayat 2 dan pasal 114 ayat 2 dan pasal 127 ayat 1 huruf a Undang-undang RI no 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Selain itu, dari hasil tes urine Briptu MAR diduga terkonfirmasi positif mengandung zat Methamphetamin sebagai bahan baku sabu-sabu.(antara/GL).


Belum ada Komentar untuk "Lantaran Kasus Narkoba, Kapolda NTB Dilawan Anak Buahnya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel