Ketua BPPD Lombok Tengah Resmi Tersangka Kasus Penipuan Tiket MotoGP


Mataram, GL_ Penyidik Direktorat reserse kriminal umum (Ditreskrimum) Polda NTB resmi menetapkan ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) kabupaten Lombok Tengah berinisial IW sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan tiket MotoGP. Diketahui perhelatan Akbar MotoGP di kawasan pariwisata Mandalika Lombok Tengah telah berlangsung pada bulan Maret 2022 lalu.

“Oknum ketua BPPD ini kami tetapkan sebagai tersangka berdasarkan hasil gelar perkara,” ungkap Direktur Reskrimum Polda NTB, Kombespol Teddy Ristiawan, di Mataram, melansir Antara, Rabu (14/9/2022).

Menurut Teddy, terhadap tersangka IW pihaknya menerapkan sangkaan pasal 378 KUHP tentang penipuan. Dari hasil penyidikan, lanjutnya, pihak pelapor terungkap mengalami kerugian sedikitnya Rp 66 juta. IW selanjutnya ditangkap oleh kepolisian Lombok Tengah pada Selasa (13/9/2022), namun akhirnya dilepaskan setelah pengajuan penangguhan penahanan dikabulkan penyidik.

Teddy menjelaskan, sebelumnya penyidik telah mengundang IW untuk hadir memberikan klarifikasi terkait laporan dugaan penipuan tersebut. Namun hingga kasus ini naik ke tahap penyidikan, IW tak kunjung hadir memenuhi panggilan polisi. “Makanya dilakukan penjemputan paksa,” tegasnya.

Kini berkas menunggu tahap pelimpahan ke jaksa peneliti. Namun sebelum masuk ke tahap tersebut, penyidik akan mengagendakan pertemuan antara pelapor dengan tersangka.

“Jadi, kami mengupayakan agar kasus ini selesai melalui keadilan restoratif dengan memanggil kedua belah pihak untuk membuat kesepakatan damai dengan catatan pengembalian kerugian,” ujar perwira polisi melati tiga itu.

Jika pertemuan tersebut tidak membuahkan kesepakatan, Teddy memastikan proses hukum akan berlanjut ke tahap penelitian berkas oleh pihak Kejaksaan. (Antara/GL)


Belum ada Komentar untuk "Ketua BPPD Lombok Tengah Resmi Tersangka Kasus Penipuan Tiket MotoGP"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel