Terobos Cuaca Ekstrem dan Hujan Petir, Danrem 162/WB Berhasil Capai Puncak Rinjani

 

Lombok Timur, GL_ Hujan Petir dan cuaca ekstrem yang mencapai suhu 2⁰ C mewarnai aksi pendakian puluhan prajurit TNI AD Korem 162/WB menuju puncak gunung Rinjani di pulau Lombok-NTB. Kendati demikian, proses pendakian yang dimulai sejak Jum’at (12/8) lalu dan menjadi tradisi prajurit TNI AD di NTB tersebut berhasil mencapai puncak tertinggi gunung Rinjani pada Minggu (14/8). Gunung yang merupakan kebanggan warga NTB dan Indonesia tersebut memiliki ketinggian 3726 meter di atas permukaan laut (MDPL).

Perjalanan Rombongan dipimpin langsung Danrem 162/WB, Brigjen TNI Sudarwo Aries Nurcahyo, bersama para Pejabat setingkat Kasi, Dandim, Pasi dan Prajurit TNI AD itu. Pendakian Puncak Gunung Rinjani dinilai berjalan sukses sesuai harapan.

Kapenrem 162/WB, Mayor Asep Okinawa menyebutkan, kegiatan pendakian ini adalah sebuah tradisi keluarga besar korem 162/WB baik perwira maupun jajaran lain. Disebutkannya, di ketinggian 3726 mpdl terdapat Tugu Trisula Rinjani yang dibangun puluhan tahun silam, di mana jajaran Perwira Korem yang menjabat menetapkannya sebagai sebuah tradisi untuk melakukan Penancapan Bendera Korem 162/WB.

Tahun ini lanjut Asep, bertepatan dengan Dirgahayu Kemerdekaan Indonesia yang ke-77. Pejabat Baru yaitu Danrem 162/WB Brigjen TNI Sudarwo Aries Nurcahyo, Kasrem Kol. Inf. Lalu Habiburahman, Dandim Mataram, Letkol Arh. Arif Rahman, Dandim Lombok Tengah Letkol int. Putu Tqngkas, para Kasi, para Pasi dan prajurit yang jumlahnya sekitar 80 Personil ikut serta melaksanakan tradisi tersebut.

Rombongan menempuh perjalanan sekitar 10 jam untuk mencapai pos Pelawangan Lima yang merupakan Pos terakhir yang paling dekat dengan puncak Rinjani yang telah ditetapkan untuk menancapkan Bendera Korem 162/WB secara Simbolik. Di sepanjang jalur Pendakian, rombongan pendaki TNI AD kerap disapa hangat oleh para Pendaki gunung Rinjani, baik pendaki mancanegara maupun pendaki lokal dari luar NTB.

“Kami tiba di pelawangan Lima sekitar pukul 18.00 Wita, kemudian menyiapkan perlengkapan seperti Dapur dan tenda sebagai tempat beristitahat sementara melanjutkan perjalanan kepuncak.” Jelas Asep, perwira yang kini juga menjabat sebagai Pasi Intel Korem 162/WB itu.

Asep menuturkan, awal perjalanan mencapai Puncak Pelawangan Lima berhasil dilalui di tengah cuaca mendukung. Tantangan yang menguji adrenalin justru tiba usai membangun dapur dan tenda peristirahatan di Pos Pelawangan Lima di mana Kondisi Cuaca mulai berubah drastis.

Sesuai perintah pimpinan, setelah sedikit beristirahat di pos Pelawangan Lima kemudian dilanjutkan dengan persiapan kegiatan Akhir yaitu mendaki puncak tertinggi Gunung Rinjani yang dikenal sebagai Destinasi kebanggaan NTB yang cukup tersohor hingga kemanca Negara itu.

Pukul 00.00 Wita, dengan suhu udara sekitar 2°C disertai Kabut tebal dan hujan petir yang cukup beresiko, rombongan prajurit TNI AD itu melanjutkan perjalanan menuju puncak Rinjani setelah semua persiapan dianggap rampung.

Rombongan mencapai puncak sekitar pukul 03.00 dini hari dan Sukses menancapkan Bendera merah putih serta Duplikasi Tunggul Korem Kebanggaan Korem 162/WB di puncak Rinjani yang dipimpin Langsung Oleh Brigjen TNI Sudarwo Aries Nurcahyo.

Dari puncak Rinjani, Danrem berpesan kepada segenap Perwira dan Prajurit Jajarannya agar tetap menghargai jasa para pendahulu dengan tetap terus memupuk tradisi yang dilaksanakan ini sebagai wujud terjalinnya kekompakan di tubuh keluarga besar Korem 162/WB, dan menjadi kebanggaan NTB. Rombongan kembali turun dengan selamat meski menerobos tantangan medan berat disertai cuaca yang kurang bersahabat. Rombongan Danrem 162/WB, mampu menerobos jalur turun dan tiba di Pos Pelawangan Lima dengan selamat. (GL/Pen)


Belum ada Komentar untuk "Terobos Cuaca Ekstrem dan Hujan Petir, Danrem 162/WB Berhasil Capai Puncak Rinjani"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel