Vulgar, Jawaban Gubernur NTB Saat Namanya Tertinggi di Survey Sebagai Calon Presiden Dari Indonesia Timur



Mataram, GL_ Provinsi NTB, kini menjadi salah satu daerah yang tengah dilirik oleh Dunia internasional. Selain pesatnya pertumbuhan pembangunan di berbagai sektor kehidupan masyarakat serta dinilai berhasil dalam bertahan dan penanganan di tengah situasi pandemi, saat ini daerah dengan jargon NTB gemilang itu sedang menyelenggarakan even akbar MotoGP di kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika Lombok Tengah.

Tak pelak, dampak positif yang sangat besar terhadap kehidupan masyarakat itu turut mendongkrak nama Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah. Bahkan, banyak kalangan memberi apresiasi terkait langkah yang ditempuh NTB sebagai tuan rumah pagelaran kelas dunia itu. Tak tanggung-tanggung, bahkan Gubernur yang akrab disapa bang Zul itu kini dilirik banyak pihak dan digadang-gadang menjadi salah satu calon Presiden dari Indonesia Timur.

Berdasarkan hasil Survei Kedai Kopi, bang Zul masuk salah satu calon yang memiliki elektabilitas paling tinggi sebagai calon presiden dari Indonesia timur. Kendati demikian, bang Zul menanggapi santai terkait hasil survey tersebut. Menurutnya, wajar-wajar saja jika dirinya dilirik banyak pihak untuk menjadi capres karena saat ini dirinya sedang menjadi orang nomor satu di provinsi NTB. Selain itu, pengalaman yang cukup lama berpolitik di tingkat nasional membuat dirinya merasa biasa jika dihadapkan dengan situasi tersebut.

“Politik Indonesia ini cukup unik. Tapi kalau dilihat selama ini jika kita berdiskusi tentang calon presiden dan wakil presiden itu selalu orang dari Jawa saja,” ungkap bang Zul, dalam podcast di channel YouTube NTB Satu, yang ditayangkan pada Selasa (25/2/2022).

Gubernur NTB menganggap wajar jika banyak calon presiden berasal dari pulau Jawa mengingat jumlah pemilih yang sangat banyak jika dibanding dengan daerah-daerah lain di luar Jawa. Namun menurutnya, jika ada yang mereferensikan calon presiden dari Indonesia Timur suaranya juga tidak kalah besar jika semua wilayah di bagian timur Indonesia mau bersatu.

“disebut-sebutnya nama saya (sebagai capres) mungkin bisa memunculkan semangat optimisme bagi anak-anak muda di Indonesia timur bahwa kita bagian dari Indonesia juga,” tandas mantan senator Senayan tiga periode ini.

Disinggung terkait rencana akan maju kembali memimpin NTB untuk dua periode bersama wagub Siti Rohmi Jalilah, bang Zul mengatakan tergantung keputusan partai pengusungnya, yang saat ini adalah partai keadilan sejahtera (PKS). Menurutnya, setiap partai pasti menginginkan kadernya yang berpotensi untuk bisa tampil di kancah politik, lebih-lebih di tingkat nasional. Selain itu, tergantung juga hasil kecocokan berdasarkan survey bersama partai koalisi.

Ditanya, jika diberi pilihan apakah akan menjadi Gubernur dua periode atau capres cawapres, bang Zul menanggapi santai dan masih akan melihat bagaimana situasi politik kedepan. “kita lihat saja nanti,” jawabnya singkat.

Gubernur juga berpesan, agar anak muda sebagai kaum milenial tidak alergi terhadap politik atau menyikapi politik secara berlebihan juga. Politik lanjutnya, adalah hal yang mulia karena menyangkut kepentingan publik, kekuasaan dan tidak harus diidentikkan dengan tipu menipu. Ketika mampu menyelesaikan permasalahan di masyarakat dan mampu mendistribusikan harapan-harapan masyarakat, menurut bang Zul, tidak kalah penting dengan jabatan-jabatan yang lain.

“Kalau orang baik jauh dari politik, maka politik akan dikangkangi oleh mereka yang tidak baik,” imbunya menirukan ungkapan para Pilusuf.(GL/red)


Belum ada Komentar untuk "Vulgar, Jawaban Gubernur NTB Saat Namanya Tertinggi di Survey Sebagai Calon Presiden Dari Indonesia Timur "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel