Baznas Lotim dan DPR Bidik Kontraktor Supaya Mau Bayar Zakat



Lombok Timur, GL_ Badan Amil dan Zakat Nasional Lombok Timur (Baznas Lotim) provinsi NTB mentargetkan serapan Zakat Infaq Shodaqoh (ZIS) di tahun 2022 mencapai Rp 25 milyar. Target ini ditetapkan setelah Komisi III DPRD Lotim mendorong Baznas untuk mengejar potensi zakat dari kontraktor. Besarnya anggaran pekerjaan fisik di Lotim yang menembus angka Rp 630 milyar menjadi pertimbangan.

"Potensinya Rp.630 milyar, posisinya mencar-mencar. Itulah yang ingin kita telusuri," tutur Ketua Baznas Lotim, Ismul Basar, Senin (07/2/2022).

Diperkirakan serapan ZIS yang bisa diraih dari pekerjaan fisik di Lotim bisa mencapai angka Rp 12 milyar dalam satu tahun. Perhitungannya dengan mengambil 2,5% dari keuntungan pekerjaan setelah dipotong pajak.

"Misalnya nilai proyek 1 milyar, dipotong dulu PPN, PPH, kemudian keuntungan bersihnya dikali 2,5%," jelasnya.

Mewujudkan hal ini, Bupati pun telah menginstruksikan Baznas untuk menjalin koordinasi dengan BPKAD, Kabag Hukum, dan Kabag Kerjasama Ekonomi.

Selain itu, dana CSR dari perusahaan juga menjadi target Baznas, di samping sektor lain seperti pertambangan, perikanan, dan pertanian.

"Kta maksimalkan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Desa, agar potensi-potensi itu bisa terpantau di masing-masing Desa ataupun Kecamatan," tutupnya. (GL/Ded)


Belum ada Komentar untuk "Baznas Lotim dan DPR Bidik Kontraktor Supaya Mau Bayar Zakat"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel