Tinggalkan Dua Anak Yatim, Pemakaman TKI korban Kapal Tenggelam Malaysia Disambut Tangis Histeris Keluarga



Lombok Timur, GL_ Kepulangan jenazah PMI korban kapal tenggelam di perairan Malaysia beberapa waktu lalu disambut tangis histeris keluarga korban. Jenazah korban tiba di rumah duka sekitar pukul 16.00 Wita, Rabu (5/1/2022), dan langsung disholatkan di Masjid Jami’ Baiturrahman, Kelurahan Denggen, kabupaten Lombok Timur (Lotim) - NTB. Jenazah almarhum dikebumikan di pemakaman umum Maronggek, Denggen.

Almarhum bernama Trisno, adalah salah satu calon TKI korban kapal tenggelam yang berangkat melalui jalur ilegal. Sayangnya, kapal yang ditumpangi korban oleng dan terbalik saat mendekati daratan Malaysia.

Paman korban, Lalu Ratnadi, menyampaikan terimakasihnya kepada semua pihak yang telah membantu kepulangan jenazah korban.

“Terimakasih kepada pihak-pihak yang telah membantu, hingga jenazah anak kami bisa sampai di Lombok Timur,” ucap Ratnadi dengan mata berkaca-kaca.

Atas nama keluarga, Ratnadi meminta agar aparat penegak hukum (APH) menindak tegas dan transparan para tekong/calo TKI yang telah memberangkatkan korban melalui jalur ilegal, agar kejadian serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari.

“Kami harap inilah yang terakhir. Jangan ada lagi korban-korban seperti ini,” pintanya.

Kendati keponakannya berangkat melalui jalur ilegal, Ratnadi juga berharap kepedulian pemerintah bisa memberikan bantuan kepada keluarga korban. Almarhum Trisno, meninggalkan seorang istri dan dua orang anak. Anak pertama duduk di kelas 7 SMP dan anak kedua masih berusia dua tahun.

“Mungkin ada sekedar bantuan beasiswa pendidikan untuk anaknya yang masih SMP,” harapnya dengan mata berkaca-kaca. (GL/Ded)


Belum ada Komentar untuk "Tinggalkan Dua Anak Yatim, Pemakaman TKI korban Kapal Tenggelam Malaysia Disambut Tangis Histeris Keluarga"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel