Ketua KNPI: Lombok Timur Kekurangan Sumber Nutrisi Otak Pemuda

Lombok Timur, GL_ Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Lombok Timur (Lotim) NTB menilai, perhatian pemerintah akan kebutuhan literasi pemuda masih dianggap rendah. Padahal bacaan sebagai sumber nutrisi otak agar pemuda memiliki kekuatan referensi dalam mendukung pembangunan daerah.

“Nutrisi otak itu kurang. Ketersediaan perpustakaan di desa-desa itu hanya pelengkap administrasi saja,” ungkap Ketua KNPI Lombok Timur, Habiburrahman, dalam Diskusi Pemuda, di Lotim, Rabu (12/1/2022).

Dalam diskusi bertema ‘Peran dan Partisipasi Pemuda dalam Pembangunan Daerah’ itu, Habiburrahman menyoroti peran pemuda dalam pembangunan ekonomi masyarakat. Menurutnya, perlu peranan pemerintah untuk memberikan stimulan dalam merangsang kegiatan industri kepemudaan.

“Harus diakui konstraksi ekonomi ini membutuhkan peran kepemudaan. Minimal menjadi instrumen ketahanan ekonomi mereka,” kata Habib.

Minimnya jumlah perpustakaan maupun toko-toko buku yang ada di kabupaten berpenduduk terpadat di NTB itu tidak luput dari sorotan. Menurutnya, belum ada skema yang serius dalam penyelenggaraan literasi. Saat ini yang ada hanyalah kelompok pemuda yang membuat taman-taman bacaan secara mandiri.

“Kalau misalkan minat membaca tinggi, para investor di ranah literasi pasti banyak di sini. Coba dicek, di Lombok Timur hanya ada dua toko buku,” ujarnya.

Ia juga berharap pemerintah desa tidak malu-malu mereplikasi perpustakaan desa-desa yang sudah maju. Selain itu, peran anggota DPRD untuk mendukung harapan tersebut agar tak segan memberikan perhatian serius melalui dana aspirasi dewan.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Pemuda, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Lotim, Saifuddin Zuhri, mengakui kemandirian ekonomi menjadi persoalan pemuda hari ini. Dispora hanya bisa memberikan stimulus pada kreasi dan keahlian yang dimiliki para pemuda. Menurutnya, aspek permodalan menjadi masalah klasik yang masih menjadi kendala utama.

Senada dengan Ketua KNPI, Saifuddin juga berharap para anggota DPRD untuk dapat secara bersama-sama medukung pemuda dalam membangun ekonomi.

“Program-program aspirasi DPRD sekiranya kedepan dapat mengarah kepada para pemuda dalam rangka meningkatkan ekonomi mereka, jangan selalu aspirasi mengarah ke pekerjaan fisik saja” ucapnya. (GL/Ded)

Belum ada Komentar untuk "Ketua KNPI: Lombok Timur Kekurangan Sumber Nutrisi Otak Pemuda"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel