Dua Koruptor Bank NTB Yang Divonis Tahun 2002 Silam Kembalikan Uang Negara Melalui Kejari Selong, Jumlahnya Lumayan



Lombok Timur, GL_ Dua orang terpidana kasus korupsi kredit fiktif di Bank NTB Syariah cabang Selong, kabupaten Lombok Timur (Lotim) provinsi NTB mengembalikan uang negara melalui Kejari Selong, Kamis (20/1/2022). Kedua koruptor berinisial LIY dan MI itu merupakan karyawan pada Bank NTB Syariah cabang Selong dan telah divonis tahun 2002 silam. Kedua koruptor itu juga telah menjalani proses hukuman pidananya.

Uang negara hasil korupsi yang diselamatkan tim Jaksa Pengacara Kejari Lotim itu berjumlah hampir setengah miliar rupiah. Proses penyerahan dilakukan di ruang rapat Kejari Selong-Lotim.

"Perkaranya sudah di putus Mahkamah Agung (MA) tahun 2002. Yang bersangkutan sudah menjalani pidana," jelas Kasi Intel Kejari Selong, Lalu Mohammad Rasyidi.

Pengembalian ini juga berdasarkan putusan MA Republik Indonesia Nomor. 1377K/PID/2002 Tanggal 23 Oktober 2002. Uang pengganti sebesar Rp.245.958.326, dibebankan kepada LIY dan terpidana MI sebesar Rp. 213.735.972.88.

Selain uang pengganti Jaksa Pengacara Negara juga menerima pembayaran kerugian immateril dan biaya perkara perdata sebesar Rp. 52.597.000 dari terpidana MI.

Uang tersebut kemudian diserahkan kepada Bendahara Penerima untuk disetorkan ke Kas Negara melalui Bank BRI.

"Karena masih berlaku UU no. 3 tahun 1971, belum ada subsider uang pengganti. Sehingga upaya dari Kejaksaan tetap memulihkan uang pengganti," tutur Rasyidi. (GL/Ded)


Belum ada Komentar untuk "Dua Koruptor Bank NTB Yang Divonis Tahun 2002 Silam Kembalikan Uang Negara Melalui Kejari Selong, Jumlahnya Lumayan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel