Insiden Ceramah Kontroversi di Lombok Timur, Senator NTB: Keragaman Hal Biasa, Tapi Jangan Kebablasan


Lombok Timur, GL_ Ceramah berbau Sara dan dugaan ujaran kebencian oleh salah satu tokoh agama di kabupaten Lombok Timur (Lotim) terus menuai protes. Kini giliran Senator buka suara. Anggota DPRD NTB, H. Khaerul Warisin sangat menyayangkan adanya oknum ustadz yang melakukan dakwah yang tidak pantas diucapkan. Apalagi sampai merendahkan makam para Waliyullah, sehingga berpotensi memicu konflik di tengah Masyarakat.

"Keragaman itu hal yang biasa tapi jangan kebablasan," ucapnya saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (5/1/2022)

Ia mengatakan dalam menyampaikan dakwah tentunya perlu menjaga tutur kata sehingga tidak menyinggung golongan lain. Khaerul juga berharap Pemda harus hadir untuk menyelesaikan konflik yang berbau sara ini.

"Pemda harus memberikan sosialisasi agar tidak ada lagi ustadz yang ceramah kebablasan," ujarnya

Pria yang akrab dipanggil Haji iron ini juga mengapresiasi langkah Pemda bersama TNI Polri dalam mengantensi konflik ini, sehingga Lombok Timur saat ini masih dinilai kondusif.

Wakil rakyat dapil Lotim ini juga menghimbau, agar masyarakat harus tetap tenang jangan sampai terpancing. Karena menurutnya, masalah ini sudah ditangani pihak kepolisian, dan oknum ustadz penceramah kontroversial yang diduga melecehkan makam-makam leluhur masyarakat Lombok itu sudah dipanggil Pihak Polda untuk menpetanggung jawabkan perbuatannya.

"Mari kita serahkan penyelesaian masalah ini kepada pihak yang berwajib," pungkasnya. (GL/Ded)


Belum ada Komentar untuk "Insiden Ceramah Kontroversi di Lombok Timur, Senator NTB: Keragaman Hal Biasa, Tapi Jangan Kebablasan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel