Bupati Batu Bara Siap Tiru Reward Penurunan Stunting Ala Pemda Lotim Karena Alasan ini



Lombok Timur, GL_ Keberhasilan kabupaten Lombok Timur (Lotim) NTB dalam upaya menurunkan prevalensi stunting (gagal tumbuh) dilirik Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara. Bupati Batu Bara, H. Zahir bersama rombongan langsung datang ke Lombok Timur, Senin (10/1/2022). Rombongan diterima langsung Bupati Lotim, HM Sukiman Azmy, di ruang rapat utama (Rupatama) 1 Kantor Bupati Lotim.

Sukiman memaparkan, keberhasilan penurunan kasus gagal tumbuh tak lepas dari komitmen dan keterlibatan berbagai pihak. Ia mencontohkan pemberlakuan kebijakan dengan pelibatan Kepala Desa, Lurah, hingga Camat. Bahkan reward diberikan bagi mereka yang berhasil menurunkan angka gagal tumbuh secara signifikan di wilayahnya masing-masing.

"Pemda memberikan hadiah umrah bagi yang berhasil menurunkan secara signifikan kasus gagal tumbuh," tutur Sukiman.

Berdasarkan data elektornik pencatatan dan pelaporan gizi berbasis masyarakat (e-PPGBM), kabupaten Lotim berhasil menurunkan kasus gagal tumbuh dari 26,46% pada 2018 menjadi 17,49% pada tahun 2021.

Keberhasilan tersebut ditandai pula dengan gelar juara umum 1 yang diraih dalam Aksi Konvergensi Stunting tingkat Provinsi NTB pada tahun 2021.



Menilik pola ini, Bupati Batu Bara, H. Zahir mengatakan akan meniru pola pemberian reward kepada unsur di bawahnya dalam penanganan kasus gagal tumbuh.

"Tentunya dengan melakukan penyesuaian agar cocok dengan kondisi di Batu Bara," kata Zahir.

Usai bertukar cendera mata, rombongan dari Kabupaten Batu Bara mendapat pemaparan dari Kepala Dinas Kesehatan. Rombongan juga melakukan kunjungan lapangan ke Puskesmas Pringgasela. (GL/Ded/Hum)


Belum ada Komentar untuk "Bupati Batu Bara Siap Tiru Reward Penurunan Stunting Ala Pemda Lotim Karena Alasan ini"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel