Oknum Pokdarwis di Lotim Viral di Medsos Lantaran Teriaki Pengunjung Kayak Maling, Dispar Minta Maaf

Lombok Timur, GL_ Sebuah postingan di media sosial Facebook tentang tata cara penarikan retribusi masuk kawasan wisata pantai Suryawangi, Labuhan Haji, Lombok Timur (Lotim) NTB, sempat menarik perhatian warganet hingga viral. Pasalnya dalam postingan pemilik akun Dini Purna Ayu, merasa mendapat perlakuan kurang etis dari petugas penjaga gerbang masuk Suryawangi karena diteriaki seperti maling.

"Setelah dibuatkan taman, benar-benar gak tau kalau masuk sini ada retribusi. Tapi bikin miris malah diteriakin kayak masuk rumah orang mau maling gitu," unggahnya.

Ketidak tahuannya ini juga karena kecilnya plank pos penarikan retribusi yang dipasang di pinggir jalan. Sehingga terjadilah peristiwa seperti yang dituturkan dalam unggahannya. Namun setelah menembus ratusan kali dibagikan, postingan tersebut akhirnya dihapus.


Menaggapi viralnya postingan tersebut, Dinas Pariwisata (Dispar) Lotim mengaku telah memanggil oknum yang dimaksud untuk diklarifikasi. Sekretaris Dispar Lotim, Widayat, Senin (17/05/2021), kepada media ini menuturkan, oknum tersebut mengaku memanggil dengan suara keras karena khawatir tidak terdengar oleh suara deburan ombak. Meski demikian, Widayat tetap menyampaikan permohonan maaf apabila cara yang dilakukan oleh Pokdarwis selaku bagian dari pengelola objek wisata Suryawangi dirasa melukai hati pengunjung.

"Atas nama Dinas, kalau kejadian itu benar, saya minta maaf," kata dia.

Dispar Lotim mengaku akan menjadikan peristiwa tersebut sebagai bahan evaluasi dalam peningkatan kapasitas pelaku pariwisata, khususnya pokdarwis sebagai ujung tombak pariwisata daerah. Terlepas dari peristiwa itu, Dispar Lotim juga telah mencanangkan untuk membekali pokdarwis dengan kemampuan komunikasi agar menghadirkan kenyamanan bagi wisatawan.

"Memang kita sudah planing untuk memberikan bagaimana bersopan santun terhadap pengunjung," ucapnya.

Sementara itu, Samsul Hakim, Kabid Destinasi dan Industri Pariwisata berjanji akan memperbesar plank retribusi agar lebih terlihat oleh pengunjung.

"Kedepan, tekhnisnya kita atur. Kita perbesar. Kita juga mengupayakan untuk loket, walaupun itu loket sementara," pungkasnya. (GL/Ded)


1 Komentar untuk "Oknum Pokdarwis di Lotim Viral di Medsos Lantaran Teriaki Pengunjung Kayak Maling, Dispar Minta Maaf"

  1. knapa g dikelola pemerintah aja...jd pemerintah yg buatin sarana...maksudx itu kan jalan pinggir pantee terkadang kita hanya ingin jalan2 menikmati kelilingii di jalan pinggir pane cumen lewat ajh daerah sana..lah masak kita bayarr

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel