Dua Jambret di Lotim Ditembak Polisi, Korbannya Ternyata Juga Anggota TNI

Lombok Timur, GL_ Aksi kejahatan jambret di kabupaten Lombok Timur (Lotim) NTB kian meresahkan. Terutama bagi masyarakat pengguna jalan raya di malam hari. Tak tanggung tanggung, para pelaku semakin nekat dan tak pandang bulu dalam memangsa korbannya.

Seperti yang terjadi di kawasan jalan raya kecamatan Suralaga dan Pringgabaya Lotim baru-baru ini. Kosmas Emanuel Sera, seorang anggota TNI yang bertugas di Kompi Senapan C, Yonif Mekanis 741 GN, Kabupaten Negara Bali turut menjadi korban aksi nekat para pelaku jambret.

Korban baru selesai melaksanakan Cuti dan berangkat dari rumahnya di Sumbawa dengan mengenakan baju dinas bersama istrinya menuju pelabuhan Lembar. Saat korban melintas di jalan Desa Anjani, Kecamatan Suralaga, korban dipepet dua orang pelaku menggunakan sepeda motor dari arah belakang. Salah satu pelaku langsung menarik tas istri korban yang berisi barang-barang berharga. Korban berusaha mengejar pelaku namun pelaku berhasil melarikan diri.

Kabid Humas Polda NTB, Kombespol Purnama, SIK., dalam keterangan tertulisnya, rabu (11/12/2019) menyebutkan, Tim Resmob Satreskrim Polres Lotim bersama Polsek Suela dan Polsek Pringgabaya berhasil mengamankan dua orang tersangka pencurian dengan kekerasan (Jambret) yang terjadi di Jalan Raya Kecamatan Suralaga dan Pringgabaya, Kabupaten Lotim berikut dua orang penadahnya, pada Selasa (10/12/2019) sekitar pukul 02.00 Wita.

Para tersangka berinisial MR alias PA (27 th) warga Desa Senang, Kecamatan Pringgabaya Lotim dan RS alias RA (20 th), warga Dusun Rembiga, Desa Jeringo, Kecamatan Suela Lotim. Dikatakan Purnama, pihaknya berhasil meringkus para pelaku berawal dari laporaan para korban. “Salah satu korban merupakan anggota TNI,” sebut Purnama.

Dari laporan para korban tersebut petugas kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan para tersangka masing-masing di kediamannya. Saat hendak ditangkap kedua tersangka memberontak melawan petugas dan berusaha melarikan diri. Bahkan keluarga tersangka yang melihat proses penangkapan tersebut juga berusaha menghalangi petugas.

“Kemudian petugas melakukan tindakan tegas terukur dengan melumpuhkan pelaku tepat di betis kedua tersangka,” tutur Purnama.

Modus aksi kedua tersangka dijelaskan Purnama, pada malam hari dengan cara mengincar korbannya yang sedang melintas di jalan raya menggunakan sepeda motor dan membawa tas kemudian membuntutinya dari belakang. Begitu korbannya tiba di tempat sepi salah satu tersangka menarik tas korban dari samping hingga terputus sehingga beberapa dari korbannya terjatuh hingga tidak sadarkan diri.

“Pelaku terus menerus melakukan aksi kejahatan serupa dengan modus yang sama dimana salah satu korbannya adalah Emanuel seorang anggota TNI,” ungkap Purnama.

Selanjutnya dilakukan pengembangan terhadap kedua tersangka dan berhasil mengamankan dua orang penadah yakni JL alias AT (42 th), warga Dusun Sengalang-alang, Desa Jeringo, Kecamatan Suela, dan MS alias SU (35 th), warga Dusun Rembiga, Desa Jeringo, Kecamatan Suela.

Dari tangan keempat tersangka petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa, 4 Buah HP, 1 Unit Sepeda Motor Yamaha Vixion, 1 Unit Sepeda Motor Yamaha Byson, 2 Ekor kambing yang dibeli dari hasil kejahatan, sebilah Parang dan Celurit milik tersangka. Sebagian barang bukti juga sudah dijual oleh para pelaku melalui media online.(GL red)

Belum ada Komentar untuk "Dua Jambret di Lotim Ditembak Polisi, Korbannya Ternyata Juga Anggota TNI"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel