Residivis Kambuhan Spesialis Rampok dan Begal di Lotim Kembali Diringkus

Lombok Timur, GL_ Dua orang pria spesialis kriminalitas pencurian dengan kekerasan (curas) serta aksi kejahatan begal yang kerap beraksi di wilayah hukum Polres Lombok Timur (Lotim) berhasil dilumpuhkan Polisi, Sabtu (23/11/2019) sekitar pukul 05.30 Wita. Tak tanggung-tanggung, saat beraksi para pelaku tak segan menganiaya dan melukai para korbannya. Sementara sejumlah kawanan rampok rekan pelaku masih diburu polisi dan telah dikantongi identitasnya.

Kasatreskrim Polres Lotim, AKP I Made Yogi Purusa Utama, dalam release Pers nya mengungkap aksi para pelaku berdasarkan sejumlah Laporan Polisi. Diantaranya, laporan polisi no: LP/85/XI/2019/NTB/Res Lotim/Sek.Pringgabaya Tanggal 2 November 2019, dan Laporan Polisi no: LP/97/XI/2019/NTB/Res Lotim/Sek.Pringgabaya Tanggal 22 November 2019, masing-masing tentang tindak pidana Curas.

Dikatakan Yogi, proses penangkapan dilakukan anggota Timsus 3C Polres Lotim dan anggota Polsek Pringgabaya, dipimpin Kapolsek Pringgabaya. Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang berhasil terungkap diantaranya, Dusun Semporonan, Desa Pringgabaya Utara, dan TKP di Kampung Sasak, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya, Lotim.

Identitas para pelaku yakni, Supriadi als. Sup als. Nyoq (27 th), warga Dusun Dasan Bagek, Desa Perigi, kecamatan Pringgabaya, Lotim. Ia baru beberapa bulan bebas dari penjara. Sementara seorang penadah bernama Munasib (40 th), warga Dusun Dasan Lendang, Desa Pringgabaya, Lotim, juga diamankan petugas.

Para korban yakni, Muh. Fauzan (43 th), warga Dusun Semporonan, Desa Pringgabaya, dan Satriawan Efendi (19 th), warga Kampung Sasak, Desa Seruni Mumbul, kecamatan Pringgabaya, Lotim.

Yogi menjelaskan, para pelaku beraksi pada malam hari di saat korban sedang tidur di rumahnya bersama istri dan anaknya.

“Sekitar pukul 02.00 Wita korban terbangun karena mendengar suara pintu depan rumahnya sedang dibuka. Kemudian korban keluar dari kamar tidur dan mengecek suara pintu. Namun saat korban keluar langsung di aniaya oleh pelaku,” tutur Yogi.

Di saat bersamaan, satu orang pelaku lainnya menggeledah kamar istri korban dan mengancam menggunakan parang. Berdasarkan keterangan korban, jumlah pelaku sebanyak dua orang dan kabur ke arah persawahan. Akibat kejadian itu kata Yogi, barang berharga korban berupa dua Buah HP dan satu Buah Laptop digondol para pelaku. Kerugian korban ditaksir sekitar Rp 10 juta.

Sementara aksi pelaku lainnya yakni, di jalan Raya seruni Mumbul. Dua orang pelaku mencegat korban yang sedang melintas. Pelaku menodong korban menggunakan Parang dan memaksa korban menyerahakan barang berharganya. Pelaku berhasil membawa kabur barang berharga milik korban berupa 1 Unit Sepeda Motor dan sebuah HP.

“Pelaku kami tangkap sesaat setelah kejadian pembegalan di wilayah Tanjung Kecamatan Labuhan Haji. Saat dilakukan penangkapan pelaku dan petugas kejar-kejaran dengan pelaku masih menguasai sepeda motor milik korban, sehingga petugas melakukan tindakan tegas dengan melumpuhkan pelaku dengan tembakan lurus menembus betis kiri pelaku,” dituturkan Yogi.

Barang Bukti 2 unit HP, 1 Laptop, 1 motor milik korban, sebilah parang, dan 2 pucuk senjata rakitan diamankan petugas.

Lebih lanjut dijelaskan Yogi, dari hasil introgasi dan ditunjukkan kepada beberapa korban, pelaku juga pernah melakukan aksinya pada tanggal 18 Nopember 2019 lalu sesuai LP no : LP/18/XI/2019/NTB/Res.Lotim/ Polsek Pringgabaya, tentang Curas dengan TKP di kampung Pecatu, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, kini para pelaku terpaksa kembali menghuni sel jeruji besi. Pelaku dan barang bukti diamankan di Polsek Pringgabaya guna pengembangan dan  Proses hukum lebih lanjut.(GL/Red)

Belum ada Komentar untuk "Residivis Kambuhan Spesialis Rampok dan Begal di Lotim Kembali Diringkus"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel