Pilkades Serentak Lombok Utara Dijadikan Ajang Judi, Tiga Pelaku Diringkus Polisi

Lombok Utara, GL_ Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di Kabupaten Lombok Utara (KLU), Kamis (21/11/2019) kemarin, tercoreng oleh ulah segelintir oknum warga. Pasalnya, proses pilkades tersebut dimanfaatkan sebagai ajang perjudian. Tak ayal, uang puluhan juta rupiah yang digunakan sebagai taruhan diamankan Polisi. Tiga orang pelaku juga diringkus.

Kasus perjudian dengan Kades yang menjadi pemenang sebagai objek taruhan tersebut terungkap di Desa Sesait, Kecamatan Kayangan, KLU oleh tim Polres dan Satuan Brimob Lombok Utara, pada Kamis kemarin, sekitar pukul 15.00 Wita.

Tiga orang pelaku yang berhasil ditangkap Polisi yakni, RH (35 th), warga Dusun Lokok Tujan, M (40 th), warga Dusun Tukak Bendu, NP als Puja (47 th) warga Dusun Lokok Tujan. Ketiga pelaku warga Desa Sesait ini adalah bekerja sebagai Petani.

Kabid Humas Polda NTB, Kombespol Purnama, SIK., dalam keterangan tertulisnya Jum'at (22/11/2019) menyebutkan, kronologis pengungkapan perjudian pilkades tersebut bermula ketika petugas mendapat informasi dari masyarakat terkait adanya rencana judi/taruhan besar-besaran pada Pemilihan Kepala Desa Sesait. Tim Polres Lombok Utata kemudian bergerak melakukan penyelidikan dan mendalami informasi tersebut.

Dari hasil penelusuran, pelaku RH diketahui sebagai bandar dan kurir bagi para penaruh salah satu calon Kades. Jika salah satu dari calon memperoleh suara terbanyak itulah yang mendapatkan uang taruhan dan keuntungan sebesar yang ditaruhkan. Sehari sebelumnya RH telah melakukan transaksi dengan MT dan NP dengan menyimpan uang taruhan di Jok kendaraan sepeda motornya.

Kronologis penangkapan dijelaskan Purnama, setelah petugas mendengar informasi akan ada transaksi penyerahan uang taruhan usai penghitungan suara sekitar pukul 15.00 Wita. Tim melaksanakan pengintaian dan membuntuti pelaku RH yang bolak balik ke TPS-TPS seputaran Desa Sesait. Sekitar pukul 15.00 wita tepatnya di Simpang empat Desa Sesait pelaku RH melakukan transaksi pembayaran.

“Tim melakukan penyergapan dan mendapat keterangan terkait barang bukti yang sudah diserahkan kepada pemenang taruhan dan yang masih disimpan dan Tim berhasil mendapatkan barang bukti tersebut dari tangan M dan NP,” beber Purnama.

Barang Bukti (BB) yang ditemukan yakni, uang sejumlah Rp 3 juta dari pelaku RH, Rp 21 juta dari pelaku NP, dan Rp 8 juta dari pelaku berinisial M. Total uang taruhan yang diamankan Polisi mencapai lebih dari  Rp 32 juta, dengan perincian, pecahan Seratus Ribuan sebanyak 277 lembar senilai Rp 27.700.000,-, pecahan Lima Puluh Ribuan sebanyak 75 lembar senilai Rp 3.750.000,-, dan pecahan Dua Puluh Ribu sebanyak 30 lembar senilai Rp 600 ribu.

Selain itu petugas juga mengamankan BB satu unit sepeda motor merk Honda Beat Street warna hitam dengan Nopol DR 3028 MA serta kunci kontaknya, dan satu unit HP merk Samsung Galaxi J1 Minni warna Gold.

Kini, pelaku yang telah ditetapkan menjadi tersangka beserta barang bukti dibawa ke kantor Satuan Reskrim Polres Lombok Utara untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.(GL/Red)

Belum ada Komentar untuk "Pilkades Serentak Lombok Utara Dijadikan Ajang Judi, Tiga Pelaku Diringkus Polisi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel