Pemda Siapkan Infrastruktur Agar Selatan Lotim Jadi KSPN

Lombok Timur, GL_ Keseriusan Pemda Lombok Timur (Lotim) dalam membangun wilayah selatan mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Pusat. Hal ini terlihat dari telah ditetapkannya wilayah selatan sebagai Kawasan Prioritas Nasional.

Hal ini dituturkan Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Pemukiman Rakyat (PUPR) Lotim, Lalu Mulyadi, saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Kamis (14/11/2019).

"Khusus untuk wilayah di selatan ini, dana dari pusat memang sorotannya ke sana. Karena memang sudah ditetapkan menjadi Kawasan Prioritas Nasional," tutur Mulyadi.

Selain telah ditetapkan sebagai Kawasan Prioritas Nasional, Pemda pun berharap agar wilayah selatan dapat ditetapkan untuk menjadi Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Saat ini di pulau Lombok baru ada 3 KSPN, yakni Gili Tramena (Trawangan, Meno, Air), KEK Mandalika, dan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR).

Dijelaskan Mulyadi, persiapan infrastruktur di wilayah selatan diharapkan agar Lotim bisa memiliki 2 KSPN. Yakni TNGR dan kawasan Selatan Lotim.

"Niat kita, supaya bagaimana di Lombok Timur itu, ada 2 KSPN. Salah satu caranya adalah dengan menyiapkan infrastruktur," tandasnya.

Adapun pembenahan infrastruktur yang telah dilakukan Dinas PUPR adalah pelebaran jalan, serta upaya pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat. Jalan di wilayah selatan telah diperlebar dari yang sebelumnya hanya 6 meter, kini telah mencapai lebar 15 meter.

"Kalau untuk pembukaan belum, tetapi pelebaran. Yang rata-rata kalau kita lihat disana itu 5-6 meter, sekarang sudah menjadi 15 meter," terang Mulyadi.

Sementara untuk memenuhi kebutuhan air bersih, sumber mata air yang ada di wilayah selatan tengah dalam proses penyelesaian agar dapat teralirkan hingga ke pemukiman warga.

"Sampai sekarang ini, kita sudah siapkan mata air. Tutuk itu untuk wilayah Sekaroh, Ujung Ketangga, Pengoros, dan sebagainya," sebutnya.

Mulyadi menjelaskan, kedepannya PUPR akan memperbanyak pembangunan sumur bor. Terlebih pada desa-desa yang krisis air bersih, dengan skema menaikkan air ke tandon kemudian disalurkan melalui pipa ke pemukiman.

Mulyadi mengklaim pihaknya akan segera melakukan Perencanaan Fisik dengan istilah Detail Engineering Design (DED) sumur bor yang dimaksudkan.

"Disamping itu juga, di masing-masing Desa yang krisis air bersih, kita akan perbanyak sumur bor melalui DAK bidang Cipta Karya. Sudah akan kita DED," tutupnya. (GL/Ded)

Belum ada Komentar untuk "Pemda Siapkan Infrastruktur Agar Selatan Lotim Jadi KSPN"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel