Ngaku Menang di Peradilan, Dirut PDAM Lotim Dituding Telah Bohongi Publik

Lombok Timur, GL_ Pemilik lahan sumber mata air Ambung, Asmadi, menuding Dirut PDAM Lombok Timur (Lotim), H. Musta'an, telah melakukan pembohongan publik dengan menyebut Pemda Lotim menang dua kali di Peradilan, yakni Pengadilan Negeri (PN) Selong, dan Pengadilan Tinggi (PT) Mataram, atas gugatan terkait sengketa sumber mata air Ambung, Desa Pringgasela. Pernyataan tersebut di lontarkan Musta'an, dalam salah satu surat kabar lokal belum lama ini.

"Pernyataan H. Musta'an adalah tidak benar atau kebohongan publik. Masak NO (Niet Ontvankelijke verklaard) dikatakan kalah? Perlu kami jelaskan, amar putusan PN Selong dan PT Mataram, menyatakan eksepsi para tergugat ditolak," tegas Asmadi kepada Wartawan, minggu (3/11/2019).

PDAM Lotim kata Asmadi, telah mengklaim memiliki sertifikat lahan sumber mata air Ambung. Demi mengetahui kebenaran klaim tersebut, Asmadi melayangkan gugatan pada tahun 2016 lalu.

Putusan PN Selong keluar pada tanggal 16 Maret 2017. Sedangkan putusan PT Mataram keluar pada 30 Maret 2016, dengan hasil putusan yakni menolak eksepsi para tergugat (NO).

"Akhirnya saya gugat. Bukan untuk kalah menang. Tapi untuk mengetahui kebenaran kepemilikan sertifikat yang diklaim oleh PDAM. Dan, ternyata tidak ada," tandasnya.

Buntut gugatan tersebut, Asmadi diundang Bupati Lotim, H. Sukiman Azmy, pada tanggal 9 Oktober 2018 lalu untuk bermusyawarah dan berdamai di lokasi mata air Ambung.

"Saya Sukiman Azmy, Bupati Lombok Timur, berikrar dan berjanji kepada saudara Asmadi, jika kita berdamai dan sepakat dengan ganti rugi, maka tidak ada lagi perkara di Pengadilan manapun," ucap Asmadi menirukan kalimat yang di lontarkan Bupati pada kesempatan berdamai tersebut.

Pihak Asmadi akhirnya menyetujui hasil pertemuan yang telah tertuang dalam surat kesepakatan bersama yang ditanda tangani langsung oleh Bupati Lotim, H. Sukiman Azmy.

"Selang satu bulan, kami dibuatkan Surat Perjanjian Kerja (SPK), dan kontrak pembayaran yang ditanda tangani oleh Direktur PDAM yang baru menjabat, H. Mustaan, S. Sos," tuturnya.

Dikonfirmasi melalui telpon selulernya, Dirut PDAM Lotim, H. Musta'an, tak menampik pernyataan dirinya di media yang mengatakan Pemda telah menang dua kali di Peradilan.

"Betul, Pemda sudah menang 2 kali. Apa artinya sekarang mau nuntut lagi?,” pungkasnya.(GL/Ded)

1 Komentar untuk "Ngaku Menang di Peradilan, Dirut PDAM Lotim Dituding Telah Bohongi Publik "

  1. Jika dlm pernyataan mus taan tdk segera di cabut ato tdk segera meminta maaf kpd fublik.terkait pernyataanya yg tdk memenuhi unsur fakta.maka kami dari koalisi lsm sy siap terdepan utk segera melaporkan plt dirut pdam yg baru seumur jagung tsb.ke ranah hukum krn pernyataan tsb menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat lombok timur.bahkan kami sdh menghubungi Elsa syarip sbg lawyer utk menaikkan kasus ini.namun krn bapak bupati sdh secara tegas dan bertanggung jwab akan menyelseikan kasus tsb dg jalan musyawarah pimpinan daerah yg insakallah hari rabu ini terlaksana..sy selaku ketua LSM aspekindo ntb dkk..memberikan apresiasi yg tinggi akan sikap bapak bupati yg secara cepat menunjukkan Etikat yg baik kpd pemilik lahan utk mediasi daerah.smga dlm rapat nanti menghasillkan sebuah keputusa yg adil dan bijaksana..amin..wasslam Darmo jamalludin(ketua Dpw lsm aspekindo ntb)

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel