Kafe dan Premanisme di Perbatasan Sumbawa-Dompu Kian Meresahkan, Dandim Sumbawa Siap Turun Tangan

Sumbawa, GL_ Keberadaan kafe di perbatasan Kabupaten Sumbawa dan Dompu, tepatnya di Desa Pidang, Kecamatan Tarano, Kabupaten Sumbawa, NTB, semakin meresahkan masyarakat setempat. Padahal, meski telah diberi surat teguran, kafe ilegal yang disinyalir menyediakan minuman keras (miras) dan wanita penghibur tersebut masih tetap beroperasi.

Untuk menyikapi hal tersebut, masyarakat setempat menggelar rapat di Kantor Pidang yang dihadiri Danramil 1607-02/Empang, Kapten Inf I Wayan Suledra, Camat Tarano M. Tahqiq, SH., Kasi Binwasluh Satpol PP Kabupaten Sumbawa, M. Sukarman, S.TP, Kades Pidang Safruddin, Ketua BPD Pidang, Abdul Azis dan para pemilik kafe.

Terpisah, Komandan Kodim 1607/Sumbawa, Letnan Kolonel Inf. Samsul Huda, SE. M.Sc., membenarkan adanya beberapa kafe di perbatasan Sumbawa-Dompu berdasarkan laporan yang diterima dari jajarannya. Dandim mengatakan, keberadaan kafe di tempat tersebut menyediakan minuman keras bahkan wanita penghibur dan tidak memiliki ijin (illegal). Para pengelola kafe juga telah diberikan surat teguran dari Satpol PP selaku penegak ketentraman dan ketertiban (Trantib).

"Surat tegurannya ini sudah kedua kali dengan batas waktu tiga hari kedepan untuk dilakukan pembongkaran oleh pemiliknya, dan jika tidak diindahkan maka akan diberikan surat teguran ketiga sampai pada pembongkaran paksa apabila itu juga tidak dilaksanakan," terangnya.

Lebih lanjut disampaikan Dandim, pengaduan masyarakat melalui media sosial (medsos) tentang aksi pemalakan dan premanisme di daerah tersebut kepada para sopir yang meminta sejumlah uang hingga rokok.

"Disana juga diduga ada tindakan premanisme seperti pemalakan yang meresahkan pengguna jalan raya," ujarnya.

Menurutnya, tindakan premanisme dalam bentuk apapun tidak bisa dibiarkan karena akan mengganggu kenyamanan, keamanan dan ketertiban masyarakat. Pihaknya siap membantu Kepolisian dan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk melakukan penertiban kafe ilegal maupun tindakan premanisme untuk menjaga kondusifitas wilayah.

Dandim mengingatkan bagi oknum pelaku pemalakan atau tindakan premanisme agar segera dihentikan sebelum terjaring dan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.(GL/Pen)

Belum ada Komentar untuk "Kafe dan Premanisme di Perbatasan Sumbawa-Dompu Kian Meresahkan, Dandim Sumbawa Siap Turun Tangan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel