Jurnalis Diibaratkan Sistem Peringatan Dini Bagi Pemerintah

Lombok Timur, GL_ Forum Wartawan Media Online (FWMO) Lombok Timur (Lotim) menggelar Pembekalan bagi Wartawan, Sabtu (16/11/2019), dengan Tema "Menjaga Kode Etik Jurnalistik dan Marwah Kewartawanan". Dalam kesempatan ini, keberadaan Jurnalis diibaratkan Early Warning System (Sistem Peringatan Dini) dalam sebuah bencana.

Hal tersebut diistilahkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kadis Kominfo) Lotim, Ahmad Masfu, dalam sambutannya. Peringatan dini tersebut dimaksudkan, agar Pemerintah tetap menjalankan roda Pemerintahan sesuai jalurnya.

"Pers sebagai Early Warning System. Kalau digempa, ada istilah seperti itu. Fungsi yang dijalankan Wartawan juga seperti itu," pungkasnya.

Menurut Masfu, Wartawan Lotim diyakini telah menjalankan tugas jurnalistik dengan tetap mengacu pada Kode Etik Jurnalistik (KEJ). Melalui kegiatan pembekalan ini lanjutnya, menjadi ajang menggali ilmu bagi Jurnalis untuk meningkatkan kapasitas keilmuan wartawan.

"InsyaAllah, wartawan kita sudah memahami tugas dalam jurnalistik. Namun, mungkin perlu ada sharing (berbagi) ilmu yang bisa meningkatkan kapasitas kita sebagai wartawan," ucapnya.

Masfu juga mengingatkan, agar dalam mengekspos sebuah berita, Wartawan harus mengacu dengan data yang valid, agar tidak memunculkan berita hoax bagi masyarakat. Terlebih, Wartawan sebagai pilar ke-empat dalam demokrasi, diperlukan untuk menjaga sistem demokrasi tetap berjalan.

"Ada 3 pilar dalam Kenegaraan. Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif. Ketika 3 pilar ini bermasalah, Pers menjadi pilar ke empat," tuturnya.

Sementara itu,, Ketua FWMO Lotim, Samsul Rizal dalam laporannya mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk penyegaran wartawan untuk mengingatkan kembali wartawan agar menjalankan tugas dengan mengedepankan Kode Etik Jurnalistik.

"Banyak rekan kita yang masih menjalankan tugas tidak sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik, yang diatur dalam UU Pokok Pers nomer 40 Tahun 1999," ucapnya. (GL/Ded)

Belum ada Komentar untuk "Jurnalis Diibaratkan Sistem Peringatan Dini Bagi Pemerintah"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel