DPR Dorong Pemkab Lotim Susun Perda Tata Kelola Investasi

Wakil Ketua DPRD Lotim, Badran Achsyid
Lombok Timur, GL_ Kabupaten Lombok Timur (Lotim) dinilai belum memiliki Tata kelola investasi. Bahkan tidak tercantum dalam dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Persoalan ini menjadi sorotan utama dari pimpinan DPRD Lotim.

Wakil Ketua DPRD Lotim, Badran Achsyid, ditemui gemalombok.com di kantornya Rabu (06/11/2019), membenarkan jika kabupaten Lotim belum memiliki Tata Kelola Investasi yang jelas. Padahal Tata Kelola Investasi menurutnya, sangat dibutuhkan dalam menghadirkan kenyamanan bagi investor yang berniat menanamkan modalnya di Lotim.

"Di RPJMD belum ada Tata Kelola Investasi. Harus ada satu regulasi yang mengatur supaya mereka nyaman berinvestasi," ucap Politisi Partai Gerindra ini.

Lebih jauh dikatakannya, saat ini investasi menjadi sumber utama pendapatan daerah, mengingat dari investasi tersebut akan memberikan multi efek bagi berbagai sektor penggerak ekonomi.

"Era ini, hidup itu harus dari investasi. Tidak hanya mengandalkan sekedar dari pasar, parkiran, dari hal-hal yang receh," pungkasnya.

Selain itu ditambahkan Badran, dengan adanya Perda Tata Kelola Investasi akan dapat memproteksi daerah dari perilaku investor nakal ataupun broker yang berkedok investor.

"Sekarang ini, tidak ada jaminan keterlanjutan dari investasi itu. Mereka sekedar dapat ijin kemudian di jual. Selesai masalah," keluhnya.

Ia pun mendorong agar Pemkab Lotim segera merencanakan penyusunan Perda Tata Kelola Investasi. Terlebih, Lotim menjadi salah satu daerah penyangga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

"Apalagi kita sebagai daerah penyangga KEK, ya harus kita punya (Perda Tata Kelola Investasi,red), untuk kenyamanan investasi ini," tegasnya. (GL/Ded)

Belum ada Komentar untuk "DPR Dorong Pemkab Lotim Susun Perda Tata Kelola Investasi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel