Seorang Kadus dan Warga Pemilik Tanah Jadi Tersangka Kasus Pemagaran Area Sirkuit MotoGP Lombok

Lombok Tengah, GL_ Setelah memeriksa tiga orang warga sekitar seminggu yang lalu, kini Kepolisian Satreskrim Polres Lombok Tengah (Loteng) provinsi NTB menetapkan dua orang warga menjadi tersangka pemagaran area pembangunan sirkuit MotoGP Lombok. Kedua tersangka tersebut yakni Abdul Mutalib, seorang Kepala Dusun Ujung Lauk, dan Usman, seorang warga yang mengaku sebagai prmilik tanah.

“Kami tetapkan dua orang menjadi tersangka atas aksi pemagaran yang terjadi di area motoGP,” ungkap Kasatreskrim Polres Loteng, AKP Refles P Girsang, minggu (6/10/2019), dilansir dari KOMPAS.com.

Sementara itu, Abdul Mutalib mengaku terkejut mendengar dirinya telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Loteng.

“Saya kaget mendengar kabar itu (penetapan tersangka). Padahal posisi saya waktu itu sebagai Kepala Dusun yang mencoba menengahi persoalan warga dan pihak ITDC (Indonesia Tourism Development Corporation),” dijelaskan Mutalib.

Mutalib menyebutkan, pada saat pemagaran lokasi sirkuit motoGP oleh warga, dirinya sedang berada di sebuah acara perkawinan adat Suku Sasak Lombok.

“Saat itu kan, saya sudah telat datang karena sedang menghadiri upacara perkawinan adat, dan saya waktu itu mencoba melerai,” pungkas Mutalib.

Terpisah, pihak ITDC selaku pengelola menilai, masyarakat telah melakukan penghentian sepihak. Kepada wartawan, Corporate Secretary ITDC, Miranti N Rendranti, menyampaikan beberapa poin mengenai tindakan warga tersebut.

Di antaranya, menurut ITDC, pengerjaan tersebut telah melalui tahap sosialisasi dengan masyarakat.

“Padahal sudah dibuka ruang komunikasi di Kantor Desa, Kecamatan dan Satgas Penyelesaian Tanah di Pemkab Loteng,” ujar Miranti dalam keterangan tertulisnya, jumat (4/10/2019) lalu.(GL/red)

Belum ada Komentar untuk "Seorang Kadus dan Warga Pemilik Tanah Jadi Tersangka Kasus Pemagaran Area Sirkuit MotoGP Lombok"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel