Rapat Koordinasi Pemda Lotim, Bupati Perintahkan PNS dan BUMD Gunakan Garam Petani Lokal

Lombok Timur,GL_ Keberhasilan Kabupaten Lombok Timur (Lotim) menjadi juara umum ke II, dalam pelaksanaan MTQ XXVIII tingkat Provinsi NTB menjadi salah satu poin yang disampaikan Bupati Lotim pada rapat koordinasi yang digelar Kamis (10/10/2019), di ruang rapat utama (Rupatama). Seluruh Pimpinan OPD, dan Kepala Bagian Lingkup Sekretariat Daerah Kabupaten Lotim hadir dalam pertemuan koordinasi tersebut.

Bupati Lotim, H. Sukiman Azmy, meminta agar para juara MTQ tersebut diganjar dengan pemberian bonus berupa Umrah bagi peraih Juara Pertama.

Selain itu, Bupati Sukiman juga menyoroti keberadaan petani garam yang memerlukan sentuhan kebijakan. Terlebih, produksi garam rakyat di Lotim sangat melimpah. Namun sayang, tidak ada pembeli garam hasil produksi petani tersebut.

"Garam rakyat membutuhkan sentuhan. Dalam beberapa waktu ini produksi garam rakyat melimpah, namun tidak ada yang membeli," tutur Sukiman.

Bupati meminta agar BUMD yang ada di Lotim dapat menampung garam hasil produksi petani. Bupati mendorong PT. Agro Selaparang, agar mengambil peran untuk menampung dan memasarkan garam hasil produksi petani Lotim.

"Dengan pengemasan yang baik, di samping mendorong masyarakat, utamanya ASN untuk mengkonsumsi garam petani, melalui regulasi. Kita harapkan garam petani dapat tersalurkan," himbau Sukiman.

Bupati juga menyayangkan pasar garam di Lotim masih didominasi oleh garam dari luar. Padahal, Lombok Timur memiliki potensi garam yang besar. “Pemerintah harus berupaya agar masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik,” tegas purnawirawan TNI tersebut.

Dalam rapat ini dibahas pula rencana menggelar Maulid Akbar, serta pemecahan rekor paramotor, sebagai bagian dari promosi wisata Lombok Timur. (GL/Ded/Hum)

Belum ada Komentar untuk "Rapat Koordinasi Pemda Lotim, Bupati Perintahkan PNS dan BUMD Gunakan Garam Petani Lokal"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel