PMPTSP Lotim Dukung Tata Kelola Investasi Untuk Maksimalkan Penerimaan PAD

Lombok Timur, GL_ Politisi Partai Gerindra, Badran Achsyid, di sela acara evaluasi Setahun Kemimpinan Sukma (Sukiman-Rumaksi), menyayangkan belum adanya Tata Kelola Investasi di Lombok Timur (Lotim). Sehingga berdampak pada rendahnya penerimaan PAD daerah tersebut.

“Seharusnya kita bisa hidup dari sana (Investasi,-red). Kita akan dorong pembentukan perdanya. Karena itu akan memberikan kenyamanan pada investor,” pungkas Badran belum lama ini.

Menanggapi keinginan Wakil Ketua DPRD Lotim tersebut, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Muksin, menyatakan dukungan terhadap rencana tersebut.

Ditemui di ruangannya pada Kamis (17/10/2019), Muksin menuturkan kepada gemalombok.com, bahwa Perda Tata Kelola Investasi dibutuhkan untuk memaksimalkan potensi Lotim. Agar dapat dimanfaatkan bagi peningkatan pendapatan daerah.

“Bagus itu. Tata kelola investasi sangat dibutuhkan. kita di Lombok Timur ini, banyak potensi yang kita punya. Ibarat mutiara. tapi mutiara yang masih tertanam,” sebutnya.

Terlebih pelayanan perijinan di Lotim saat ini sangat dipermudah. Bahkan biaya pembuatan ijin cenderung di permurah. Hal ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan bagi investor yang tertarik menanamkan modalnya di Lotim.

“Konsep perijinan sekarang ini kan, cepat tepat. kita percepat ijinnya, kita permudah ijinnya, kita permurah bahkan. Tapi nanti dia bayar restribusi yang nilai sustainabilitasnya tinggi terhadap PAD kita,” ujar Muksin.

DPMPTSP sendiri mengelurakan setidaknya 300 ijin setiap bulannya. Jumlah tersebut menjadi penegas mudahnya pelayanan pada DPMPTSP Lotim. Sayangnya, besarnya ijin yang diterbitkan berbanding terbalik dengan penerimaan pendapatan Lotim. Dikarenakan banyaknya para pelaku usaha yang menunggak pembayaran retribusi ke daerah.

Bahkan Muksin menyebut, mengendapnya pembayaran retribusi tersebut sebagai fenomena gunung es. “Retribusinya ibarat fenomena gunung es. Baru pucuknya saja yang bayar retribusi. Di bawah itu, berapa banyak yang tidak bayar retribusi,” sesalnya.

Oleh sebab itu, ia mengharapkan adanya sinergitas multisektoral dalam menjaga iklim investasi di Lotim. Sekaligus, memastikan setiap ijin yang diterbitkan dapat menjadi sumber pendapatan yang berkesinambungan.

“Kami menerbitkan ijin setiap bulan itu, minimal 300 ijin. Berarti, sudah 300 sumber mata uang. Tinggal sekarang ini, bagaimana kita bisa bersinergi saja untuk bisa menangkap peluang-peluang yang ada ini,” ucapnya. (GL/Ded)

Belum ada Komentar untuk "PMPTSP Lotim Dukung Tata Kelola Investasi Untuk Maksimalkan Penerimaan PAD"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel