Korban Curanmor Jangan Mau Ditawari Untuk Tebus Motor ke Pelaku, Begini Alasannya Menurut Polres Lotim

Wakapolres Lombok Timur, Kompol Bayu Eko Pandu Winoto
Lombok Timur, GL_ Kepolisian Polres Lombok Timur (Lotim)-NTB menghimbau masyarakat korban pencurian kendaraan bermotor (curanmor) agar tidak terpengaruh tawaran pelaku dengan sistem tebus. Sebaiknya para korban tidak ragu untuk melaporkan kepada Polisi jika terjadi tindak pidana curanmor.

Hal ini diperlukan untuk mempermudah pengungkapan maupun mempercepat proses pengembalian kendaraan hasil curian kepada pemilik.

"Kita sampaikan kepada masyarakat, bahwa sejak kejadian (pencurian,red), harus di laporkan. Suatu saat kendaraannya kembali, pengurusannya mudah," imbuh Wakapolres Lotim, Kompol Bayu Eko Pandu Winoto, Jum'at (18/10/2019).

Bayu juga menyarankan agar masyarakat tidak terpengaruh dengan bujukan pelaku yang menawarkan sistem penebusan. Menurutnya, masyarakat harus mengambil langkah tepat dengan melaporkan kejadian pencurian agar pelaku ditindak sesuai hukum yang berlaku. Dengan demikian akan ada efek jera bagi pelaku.

"Jangan mudah diajak bernegosiasi dengan tebusan. Jangan mau. Lebih baik laporkan. Biar para pelaku ini ditindak sesuai dengan hukum," tegasnya.

Dikatakan Bayu, upaya pencegahan tindak pidana curanmor juga telah dilakukan secara intensif oleh Polres Lotim. Di setiap kesempatan, pihaknya selalu menghimbau masyarakat untuk menggunakan kunci ganda dalam pengamanan kendaraannya.

Selain itu, masyarakat juga diharapkan tidak teledor dalam menempatkan kendaraannya. Sebaiknya kendaraan diletakkan pada tempat-tempat yang tidak luput dari pengawasan sehingga bisa mempersempit peluang pelaku untuk beraksi.

"Untuk pencegahan, kita selalu himbau pengamanan kendaraan kunci ganda dari dulu. Kemudian, kita juga patroli lebih intensif pada jam-jam yang sesuai evaluasi kita," jelas Wakapolres. (GL/Ded)

Belum ada Komentar untuk "Korban Curanmor Jangan Mau Ditawari Untuk Tebus Motor ke Pelaku, Begini Alasannya Menurut Polres Lotim"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel