Hina Polisi di Medsos, Seorang Mahasiswa Fakultas Hukum di Lombok Serahkan Diri Sebelum Diciduk

Lombok Timur,GL_ Jarimu adalah harimaumu. Ungkapan itulah yang kini dirasakan IW, seorang Mahasiswa Fakultas Hukum salah satu perguruan Tinggi di Kota Mataram. Ia terpaksa harus berurusan dengan pihak Kepolisian akibat diduga berperilaku yang dinilai kurang bijak dalam bermedia sosial (medsos).

Ia diduga melakukan penghinaan terhadap institusi Kepolisian dengan melontarkan kata-kata tidak pantas pada kolom komentar sebuah postingan di jejaring medsos Facebook. Mahasiswa semester 7 ini diduga melontarkan komentar kasar di medsos karena terprovokasi dengan unggahan video yang di tontonnya pada jejaring sosial facebook.

"Saya minta maaf. Saya khilaf," ucapnya saat tengah diperiksa di unit Tipiter Sat Reskrim Polres Lombok Timur.

Berdasarkan keterangan Polisi, sebelum diciduk IW diantarkan oleh keluarganya menyerahkan diri ke Polsek Sakra Barat, Lotim, Jumat (4/10/2019). Selanjutnya yang bersangkutan kemudian diserahkan ke Mapolres Lombok Timur (Lotim) untuk menjalani pemeriksaan pada hari yang sama.

"Yang bersangkutan dapat dijerat dengan Pasal 27 ayat 3 UU ITE.  Ancaman 4 tahun penjara. Serta, Pasal 207 KUHP, Ancamannya, 1 tahun 6 bulan," diterangkan Kasatreskrim Polres Lotim, AKP I Made Yogi Purusa Utama.

Yogi mengatakan, diperlukan sangsi tegas bagi para pelaku ujaran kebencian agar ada efek jera. Sehingga masyarakat lebih bijak dalam menggunakan media sosial.

"Perlu ada efek jera. Supaya tidak terulang lagi hal-hal yang seperti ini," tegasnya.(GL/Ded)

Belum ada Komentar untuk "Hina Polisi di Medsos, Seorang Mahasiswa Fakultas Hukum di Lombok Serahkan Diri Sebelum Diciduk"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel