Teror Bom Mengancam Kota Mataram, Situasi Dinilai Tidak Aman?

Mataram, GL_ Di tengah berlangsungnya dua aksi demo ribuan massa di kota Mataram rabu (18/9/2019), ibu kota provinsi NTB itu diancam teror bom. Sebuah bungkusan plastik yang diduga bom ditemukan di salah satu pos Polisi di samping gedung kantor Walikota Mataram. Situasi tersebut sempat menggemparkan masyarakat sekitar. Kondusifitas Ibu kota provinsi NTB itu kini mulai dipertanyakan.

“Benar ada (teror bom),” ungkap Kapolsek Mataram, Kompol Yusuf, saat dikonfirmasi gemalombok.com, rabu (18/9/2019). Yusuf juga membenarkan situasi tersebut langsung di sikapi cepat oleh tim penjinak bom Gegana Brimob Polda NTB. Pemusnahan bungkusan yang diduga bom tersebut langsung dilakukan.

Hasil penelusuran Jurnalis gemalombok.com, sebuah bungkusan pipa besi warna silver yang berbalut tali platik berwarna hijau dan merah serta terbungkus plastik hitam ditemukan warga. Terdapat sumbu diujung atas pipa yang disandarkan di dinding dalam pos Polisi.

Bungkusan mirip bom itu diduga diletakkan orang tak dikenal di pos Polantas samping Gedung walikota Mataram. Pos polisi ini juga berdekatan dengan gedung pendopo Gubernur NTB. Belum diketahui apa motif pelaku meletakkan bungkusan yang diduga teror bom tersebut.

Sebelum bungkusan yang diduga teror bom itu ditemukan, telah berlangsung aksi unjuk rasa besar-besaran di dua titik di kota Mataram. Sebuah demo ribuan massa santri organisasi Nahdlatul Wathan (NW) berlangsung di depan gedung kanwil Kemenkum Ham NTB terkait polemik kekuasaan di internal organisasi keagamaan terbesar di NTB itu.

Terpisah, sebuah unjuk rasa juga digelar organisasi kemasyarakatan di depan gedung kantor Gubernur NTB. Pendemo yang mengatas namakan dirinya LSM Kasta NTB itu menggeruduk gedung Gubernur NTB mendesak agar pemda segera menuntaskan persoalan bantuan gempa. Masa aksi juga mendesak Gubernur NTB agar mengusir para pengusaha dan investor yang tidak berpihak kepada petani.(GL/red)

1 Komentar untuk "Teror Bom Mengancam Kota Mataram, Situasi Dinilai Tidak Aman?"

  1. Mantap mas kita ikuti terus beritanya 💪💪💪👍👍

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel