Terkait Rencana Pembangunan Musholla, Kakemenag Lotim: Saya Bersumpah Tidak Ada Sangsi Bagi yang Tak Nyumbang

Lombok Timur, GL_ Beberapa waktu terakhir beredar informasi dikalangan guru dan pegawai di bawah Kemenag kabupaten Lombok Timur (Lotim) terkait adanya perintah Kepala Kemenag Lotim untuk melakukan pemotongan gaji demi merampungkan pembangunan Musholla di lingkungan Kantor Kemenag Lotim. Bahkan kabar ini sempat menjadi pembahasan di beberapa grup media sosial tentang besaran potongan gaji disebut berkisar antara Rp 35-50 ribu per orang.

Kepala Kemenag Lotim, H. Azharuddin, membantah keras kabar tersebut. Ia menegaskan tidak ada pemotongan apapun di bawah Kemenag Lotim. Terkait untuk pembangunan Mushola, Azharuddin, menegaskan bahwa surat edaran yang dikeluarkan pihaknya merupakan pemberitahuan tentang adanya pembangunan Mushola, dan mengajak pegawai di bawah naungan Kemenag untuk menyumbang demi pembangunan rumah ibadah.

"Semacam pemberitahuan bagi yang mau beramal untuk pembangunan rumah Allah. Saya juga sarankan pada temen-temen itu, jangan ditentukan. Biarkan mereka nulis sendiri di list itu. Ikhlasnya berapaibada, dan yang mau. Yang tidak mau, ya tidak apa-apa. Namanya sumbangan," ungkap Azharuddin.

Sebelum mendistribusikan surat permakluman tersebut, pihaknya pun telah meminta saran pada penegak hukum, seperti Jaksa dan Polisi. Sehingga, kejaksaan menanggapi dengan memberi saran kepada Kemenag untuk menghimpun sumbangan.

"Kami meminta saran dari aparat penegak hukum. Yang merespon cepat surat kami, dan memberi saran adalah Kejaksaan," jelasnya.

Lebih lanjut, Azharuddin juga memaparkan langkah sosialisasi yang telah dilakukan, jauh-jauh hari sebelum dimulai pembangunan Mushola.

"Sosialisasi sudah maksimal. Sudah kita sosialisasikan pada RAT 2018. Saya juga keliling sosialisasi di semua KKM tentang itu. Akhirnya, mereka siap. Dengan catatan, ini adalah sumbangan. Tentu yang namanya sumbangan, ditentukan sendiri besaran sumbangannya," tuturnya.

Azharuddin menyayangkan isu yang beredar yang terkesan memojokkan dirinya. Parahnya lagi, isu tersebut menyebutkan jika dirinya akan memberikan sangsi kepada pegawai-pegawai yang tidak bersedia menyumbang.

Namun, ditegaskan kembali oleh Azharuddin, bahwa dirinya tidak pernah mengancam untuk memberikan sangsi bagi pegawai yang tidak menyumbang. Bahkan, ia berani bersumpah bahwa kabar tersebut tidaklah benar.

"Isu yang berkembang disana itu, ada paksaan. Bahkan, kalau tidak mengeluarkan, saya akan mutasi. Kenaikan pangkat, saya tunda. Macam-macam lah isunya. Saya sampai bersumpah di hadapan mereka. Wallohi. Kalau tidak nyumbang, tidak akan ada sangsi apa-apa," tegasnya.(GL/Ded)

Belum ada Komentar untuk "Terkait Rencana Pembangunan Musholla, Kakemenag Lotim: Saya Bersumpah Tidak Ada Sangsi Bagi yang Tak Nyumbang"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel