Sosialisasi Bahaya Narkoba Oleh TNI, Danrem 162/WB: Narkoba Ancaman Nyata Indonesia

Mataram, GL_ Bahaya peredaran Narkoba bisa mengancam siapa saja, tidak terkecuali prajurit TNI. Saat ini, bangsa Indonesia tengah menghadapi darurat Narkoba mengingat peredaran barang haram tersebut telah merambah semua lini.

Karena itu, dalam upaya pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN), Korem 162/WB menggelar sosialisasi bahaya Narkoba di lingkungan Prajurit Korem 162/WB di Aula Sudirman Makorem 162/WB, jalan Lingkar Selatan Mataram, Rabu (11/9). BNN ikut terlibat dalam kegiatan sosialisasi bertema “Bersinergi Menyelamatkan Generasi dan Menjaga Negeri dari Ancaman Kejahatan Narkoba” itu.

Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., dalam sambutannya yang dibacakan Kasrem 162/WB menyampaikan, peredaran Narkoba sudah tidak mengenal tempat, jarak dan waktu serta sasaran yang menjadi targetnya.

Menurutnya, Narkoba merupakan ancaman nyata bagi Indonesia. “Untuk itu, Pemerintah menyatakan Indonesia sudah darurat Narkoba,” tandasnya.

Tarkait dengan itu ditegaskan Danrem, para Prajurit TNI AD, PNS khususnya Korem 162/WB dan jajaran tidak ada yang boleh mendekati apalagi menggunakan barang haram tersebut mengingat dampaknya sangat luar biasa terhadap kesehatan, psikologi dan keluarga.

“Jika dilihat dari sanksi, bagi oknum Prajurit TNI yang kedapatan menggunakan Narkoba, hukuman pidananya selain menurut ketentuan Undang-Undang nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juga pemberhentian dengan tidak hormat (PDTH) alias pecat dari dinas kemiliteran,” tegasnya.

Danrem juga memberi perintah, jika ada indikasi anggota yang menggunakan atau terlibat di dalam peredarannya, maka pimpinan satuan segera melakukan penyelidikan dan proses hukum apabila terbukti.

Danrem meminta agar seluruh Prajurit jajaran Korem 162/WB membantu BNN untuk melakukan P4GN sesuai dengan wilayah yang menjadi tanggung jawabnya.

Sosialisasi P4GN kali ini dipimpin Kepala Staf Korem 162/WB, Letnan Kolonel Inf Endarwan Yansori, dan dihadiri Danyonif 742/SWY, para Kasi dan Pasi, Dan/Ka Satdisjan dan Kabalakyan Korem 162/WB, serta menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi NTB, yang diwakili Kabid Pencegahan dan Pemberdayaan masyarakat, Drs. H. Nur Rahmat, Apt.

Sedikitnya 250 orang prajurit mengikuti kegiatan ini. Selain sosialisasi, tes urine juga dilakukan staf Intel Korem untuk memastikan semua prajurit TNI bebas dari pengaruh narkoba sekaligus deteksi dini dalam P4GN di lingkungan Korem 162/WB dan jajaran.(GL/Pen)

Belum ada Komentar untuk "Sosialisasi Bahaya Narkoba Oleh TNI, Danrem 162/WB: Narkoba Ancaman Nyata Indonesia"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel