Ratusan Botol Miras di Lotim Dimusnahkan Polisi, Ternyata Disita Dari Warung-Warung dan Rumah Makan

Lombok Timur,GL_ Pemusnahan ratusan botol minuman keras (miras) pabrikan maupun tradisional dilakukan Polsek Pringgabaya, kabupaten Lombok Timur (Lotim), dan disaksikan masyarakat setempat pada Sabtu (28/09/2019). Semua minuman terlarang tersebut merupakan hasil razia sehari sebelumnya yang disita dari warung-warung dan rumah makan di Lotim.

Razia selama satu hari itu merupakan upaya Polsek Pringgabaya untuk mengurangi potensi gangguan keamaman dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang ditimbulkan akibat dari konsumsi miras. Sejumlah tempat yang ditengarai memperjual belikan miras pun menjadi sasaran razia.

"Giat ini merupakan lanjutan dari aspirasi masyarakat yang resah dengan adanya praktek jual beli miras di tengah masyarakat," ungkap Kapolsek Pringgabaya, AKP Amar Ma'ruf.

Dijelaskannya, dalam giat ini Polsek Pringgabaya berhasil menyita 109 botol miras tradisional, dengan kapasitas 1,5 liter perbotol. Serta 117 botol miras pabrikan.

"Kegiatan di awali dengan Penyitaan Miras di salah satu penjual yaitu AD. Diamankan, satu dus mimuman jenis tuak yang berisi 24 botol. Ukuran 1,5 liter, dan 5 botol jenis brem," Ungkap Kapolsek.

Dituturkan lebih lanjut oleh Amar, anggotanya kemudian bergerak ke sebuah rumah makan yang diduga menjajakan miras. Di rumah makan tersebut, tim berhasil menyita 117 miras pabrikan berbagai merk.

Tak hanya sampai di situ, Tim kemudian menyisir warung milik WR dan YS, dan berhasil mendapatkan miras tradisional, sebanyak 14 botol di warung WR dan 64 botol di rumah YS. Barang bukti (BB) hasil razia tersebut, kemudian dibawa ke Mapolsek Pringgabaya untuk dilakukan pemusnahan.

"Dengan adanya kegiatan pemusanahan ini, diharapkan para penjual tidak lagi melakukan aktifitas jual beli miras. Sehingga, tindak pidana dan gangguan kamtibmas di wilayah Pringgabaya dapat ditekan," harap Amar. (GL/Ded/Hum)

Belum ada Komentar untuk "Ratusan Botol Miras di Lotim Dimusnahkan Polisi, Ternyata Disita Dari Warung-Warung dan Rumah Makan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel