Musim Kemarau Panjang, Dua Orang Spesialis Pencuri Mesin Air di Lombok Timur Diringkus

Lombok Timur, GL_ Musim kemarau panjang di pulau Lombok-NTB belum berakhir. Jumlah debit air banyak berkurang, sementara kebutuhan air untuk pertanian dan kebutuhan sehari-hari warga sangat mendesak. Beragam carapun dilakukan masyarakat untuk bisa mendapatkan air, di antaranya, banyak yang memanfaatkan mesin penyedot air.

Situasi paceklik ini kerap dimanfaatkan oleh para pelaku kejahatan untuk beraksi. Seperti yang terjadi di Desa Pene, Kecamatan Jerowaru, kabupaten Lombok Timur, minggu (1/9/2019) dini hari sekitar pukul 02.30 Wita. Dua orang pencuri beraksi menggondol mesin air milik seorang petani bernama Amaq Ida (50 th) warga dusun Pene. Sulitnya air ditambah lagi musim kemarau panjang di wilayah Lombok bagian selatan itu, membuat keberadaan mesin penyedot air sangat berharga saat ini.

Kabid Humas Polda NTB, Kombespol Purnama SIK., dalam keterangan persnya menyebutkan, kedua pelaku yakni JN alias Yudi (20 th) dan HR alias Amaq Etik (39 th), masing-masing warga Dusun Menseh,  Desa Batu Nampar, Kecamatan Jerowaru. Kedua pelaku yang disinyalir kerap meresahkan warga karena sering melakukan aksi pencurian di wilayah tersebut berhasil diringkus Timsus 3C Polres Lotim bersama anggota Polsek Jerowaru.

Kronologis pengungkapan dijelaskan Purnama, berawal saat kedua Pelaku masuk ke pekarangan rumah korban ketika korban tengah tertidur lelap. “Kedua pelaku mencari tempat lokasi disimpan mesin pompa  penyedot air milik korban. Saat itu korban menaruh mesin pompa air tersebut di gudang dekat rumah milik korban yang jaraknya lebih kurang 5 meter,” ungkapnya.

Setelah menemukan lokasi penyimpanan mesin pompa air tersebut kedua pelaku langsung mengangkat mesin tersebut untuk di curi.  Namun, setelah beberapa meter kedua pelaku menggondol mesin pompa air itu, korban terbangun dan meneriaki kedua pelaku. “Kedua pelaku melepas mesin pompa air tersebut dan kabur melarikan diri,” lanjut Purnama.

Anggota Timsus 3C Sat Reskrim Polres Lombok Timur yang saat itu sedang patroli menerima informasi dari Polsek Jerowaru sedang mengejar dua orang pelaku pencurian mesin air. Tim langsung turun ke lokasi. Awalnya petugas berhasil menangkap salah satu Pelaku JN alias Yudi yang saat itu membaur bersama masyarakat dan berpura-pura ikut membantu petugas mengejar pelaku.

Setelah pelaku diamankan dan diinterogasi, petugas melakukan pengembangan dan berhasil menangkap satu orang pelaku lagi bernama HR alias Amaq Etik di kediamannya tanpa perlawanan. Dari hasil interogasi petugas, kedua pelaku mengakui perbuatannya untuk mencuri mesin pompa penyedot air milik korban.

Satu Unit Mesin Air Merk HONDA GX 120 berhasil diamankan petugas menjadi barang bukti (BB). Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tambah Purnama, kini kedua pelaku terpaksa harus mendekam di balik jeruji besi sel tahanan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.(GL/red)

Belum ada Komentar untuk "Musim Kemarau Panjang, Dua Orang Spesialis Pencuri Mesin Air di Lombok Timur Diringkus"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel