Lama Buron, Seorang Penadah Motor dan Mobil Curian di Lombok Ditangkap Saat Karaoke di Senggigi

Lombok Timur, GL_ Tim Resmob Satreskrim Polres Lombok Timur (Lotim) dibantu Polsek Senggigi berhasil menangkap Acip (42) warga Desa Griya, Kecamatan Kopang, Lombok Tengah (Loteng), seorang penadah Kendaraan Bermotor (Ranmor) Roda 2 (R2) dan Roda 6 (R6) yang selama ini menjadi buronan Polres Lotim. Tersangka lama masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) karena perannya yang cukup sentral dalam sindikat Curanmor di wilayah hukum Polres Lotim.

Pelaku ditangkap tanpa perlawanan di sebuah Cafe di kawasan Senggigi Lombok Barat (Lobar) saat sedang asik berkaraoke, minggu (29/9/2019). Terungkapnya kasus ini merupakan hasil pengembangan dari keterangan pelaku Curanmor yang telah ditangkap sebelumnya beberapa bulan lalu.

"Berdasarkan keterangan pelaku yang sudah kami tangkap sebelumnya dan berkas perkaranya sudah P21, yakni Dani dan Teber. Pelaku Acip berperan sebagai pemesan sekaligus perantara penjualan kendaraan hasil curian," jelas Kasat Reskrim Polres Lombok Timur, AKP I Made Yogi Purusa Utama.

Menurut Yogi, pemesanan kendaraan curian yang dilakukan oleh pelaku Acip berdasarkan kelengkapan surat kendaraan yang telah dipegangnya.

Dijelaskannya, salah satu kasus pencurian Dum Truck di Lingkungan Lendang Bedurik, Kelurahan Sekarteja, Kecamatan Selong, Lotim beberapa bulan lalu, Acip menghubungi pelaku Teber agar dicarikan kendaraan sesuai pesanannya.

Selanjutnya, Teber menghubungi Dani, yang merupakan spesial pencurian kendaraan R4 dan R6. Kemudian pelaku Dani selaku pemetik mengeksekusi kendaraan korbannya sesuai dengan pesanan dari rekannya.

"Dani melakukan aksi pencurian Dum Truck di Lendang Bedurik. Setelah itu, Dani menyerahkan kendaraan tersebut kepada Teber," tutur Yogi.

Lebih lanjut dijelaskan Yogi, pelaku Teber bersama pelaku Acip kemudian mengantar kendaraan tersebut ke gudang pemesan yakni seoranh pelaku berinisial AN, yang kini masih diburon. Dum Truck hasil curian tersebut kemudian dijual seharga Rp 30 juta, lalu hasil penjualannya dibagi sesuai peran masing-masing.

"Pelaku juga membeli dan menguasai sepeda motor hasil curian, yang terjadi di Terara, yang dibelinya seharga Rp 500 ribu dari pelaku Inseng, yang juga sudah kami tangkap sebelumnya," bebernya.

Barang Bukti yang berhasil diamanakan dalam penangkapan ini adalah 1 Unit Dum Truck, dan 1 Unit Honda Supra X. Sementara 2 orang rekan pelaku Acip, yaitu ED dan AN, masih dalam pengejaran petugas.

Pelaku dan barang bukti telah diamankan di Mapolres Lombok Timur, guna dilakukan pengembangan dan proses hukum lebih lanjut. (GL/Ded)

Belum ada Komentar untuk "Lama Buron, Seorang Penadah Motor dan Mobil Curian di Lombok Ditangkap Saat Karaoke di Senggigi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel