Lagi, Dua Pelajar SMP dan SMK Maling Motor Diringkus di Lombok Timur

Lombok Timur, GL_ Lagi-lagi, aksi kriminalitas melibatkan para pelajar atau pelaku dibawah umur terungkap. Sepertinya pola gerakan sindikat pelaku kejahatan khususnya pencurian kendaraan bermotor (curanmor) ini mulai diubah, yakni dengan sengaja melibatkan anak dibawah umur untuk memuluskan aksinya, mengingat hukuman bagi pelaku di bawah umur yang terbilang ringan.

Di kabupaten Lombok Timur (Lotim)-NTB, dua orang pelajar, yakni siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) kembali ditemukan mencuri sepeda motor di halaman rumah korban di Dusun Batu Bokah, Desa Sakra, selasa (3/9/2019). Salah satu pelaku ditangkap polisi sekitar pukul 13.45 waktu setempat. Sementara satu lainnya berhasil kabur dan sedang diburu petugas.

Kasatreskrim Polres Lotim, AKP I Made Yogi Purusa Utama, kepada wartawan menjelaskan, seorang pelaku berinisial MD (15 th) warga Kondok, Desa Sepit, Kecamatan Keruak, yang kini masih berstatus pelajar kelas III SMP, berhasil diringkus polisi. Sementara pelaku lainnya berinisial MAG (16 th), merupakan pelajar SMKN 01 Sakra Lotim berhasil melarikan diri dan sedang dikejar.

“Timsus 3C Polres Lotim dan Polsek Sakra telah menangkap satu orang Pelaku Curanmor yang terjadi di Desa Suangi, Kecamatan Sakra,” ungkap Yogi. Korban lanjutnya, bernama Sahrum (45 th), warga Dusun Batu Bokah, Desa Sakra.

Kronologis Kejadian dijelaskannya, korban Sahrum memarkir kendaraan sepeda motor miliknya di halaman rumahnya sekitar pukul 10.30 Wita. Tiba-tiba pelaku MD diam-diam masuk kehalamam rumah korban dan langsung mengambil sepeda motor korban yang saat itu tidak dikunci stang. “Selanjutnya pelaku menggeret sepeda motor milik korban tersebut sejauh kurang lebih 5 meter,” bebernya.

Saat pelaku menggeret motor itulah, salah seorang warga pemilik rumah melihat gelagat pelaku yang mencurigakan. Pemilik rumah kemudian berpura-pura bertanya ke pelaku dengan mengatakan "kenapa tdk di hidupkan motornya" dan di jawab pelaku dengan mengatakan "kuncinya hilang".

Pemilik rumah yang curiga kemudian menghentikan pelaku dan langsung menghubungi Satpam SMAN 1 Sakra. “Karena pelaku mengaku bersekolah di SMAN 1 Sakra dan oleh satpam SMAN 1 Sakra langsung mengamankan pelaku di pos penjagaan satpam,” jelas Yogi.

Sementara itu, pelaku MAG yang saat itu berperan menunggu di pinggir jalan dengan posisi berada di atas sepeda motor langsung melarikan diri karena melihat temannya telah diamankan ke pos satpam SMAN 1 Sakra. Satpam sekolah tersebut kemudian menghubungi polisi dan mengevakuasi pelaku MD untuk menghindari pelaku dihakimi massa.

Ditambahkannya, kasus tersebut diungkap polisi Berdasarkan Laporan Polisi nomor : LP/39/IX/2019/NTB/Res Lotim/Sek.Sakra tgl 03 September 2019 Tentang Tindak Pidana Pencurian dengan Pemberatan (curanmor) Pasal 363 Ayat 1) Ke-3 dan Ke-4 KUHP.

Barang bukti (BB) satu unit Sepeda Motor Honda Beat warna hitam dengan nopol DR 6485 LG berhasil diamankan petugas. “Pelaku dan BB kini diamankan di Polsek Sakra guna pengembangan dan  Proses hukum lebih lanjut,” tegas Yogi.(GL/red)

Belum ada Komentar untuk "Lagi, Dua Pelajar SMP dan SMK Maling Motor Diringkus di Lombok Timur"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel