KNPI Lotim: Jangan Ada Pihak yang Manfaatkan Kematian ZA untuk Kepentingan Lain

Lombok Timur, GL_ Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) kabupaten Lombok Timur (Lotim) turut angkat bicara terkait insiden tewasnya Zainal Abidin (ZA), seorang pengendara yang tewas usai ditilang Polisi dalam operasi patuh Gatarin 2019. Tewasnya korban santer disebut sebagai akibat dari pengeroyokan oleh sejumlah oknum polisi di Lotim belum lama ini.

Melalui rilisnya, Selasa (10/09/2019), Ketua DPD KNPI Lombok Timur, Taufik Hidayat, menyampaikan rasa empati dan duka cita atas kematian ZA. Terlebih, kematian ZA ini  kini tengah menjadi perbincangan hangat di jagat media sosial.

"Terkait kematian Zainal Abidin ini, sebagai warga Lombok Timur, saya turut berduka, apalagi kematian beliau saat ini menjadi perbincangan di medsos," ucap Taufik.

Taufik pun meminta kepada semua pihak untuk menyikapi permasalahan ini secara proporsional serta mempercayakan proses hukum kasus ini kepada pihak Kepolisian.

"Agar persoalan kematian ZA ini menjadi terang benderang, mari kita serahkan persoalan ini kepada pihak Kepolisian. Dalam hal ini POLDA NTB," pintanya.

Selain itu, Ia juga berharap agar tidak ada pihak-pihak yang mencoba memanfaatkan musibah ini untuk kepentingan lain.

"Selaku Ketua DPD KNPI Lotim, saya menghimbau kepada kawan-kawan pemuda, agar menjaga situasi daerah kita, Lombok Timur tercinta ini. Dengan tidak ikut serta membuat opini miring atau men share berita negative terkait kematian ZA," imbuhnya.

Selain itu, Taufik juga berharap agar semua pihak tidak membuat suasana kematian ZA ini untuk kepentingan lain-lain. Ia juga mengapresiasi langkah Polres Lotim yang telah melimpahkan kasus ini ke Polda NTB.

"Kami mendukung langkah hukum yang ditempuh oleh pihak keluarga ZA, dalam mencari benang merah kasus ini," tutupnya.(GL/Ded)

Belum ada Komentar untuk "KNPI Lotim: Jangan Ada Pihak yang Manfaatkan Kematian ZA untuk Kepentingan Lain"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel