Jambret Turis Asing Masih Ditemukan di KEK Mandalika, Kapolda NTB: Saya Berkomitmen Terhadap Keamanan Orang Asing

Lombok Tengah, GL_ Aksi kriminalitas masih ditemukan di wilayah objek wisata Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Lombok Tengah NTB. Para pelaku ada yang dibawah umur bahkan ada pelaku yang tidak segan-segan melukai korbannya saat beraksi. Yang menjadi korban tidak hanya wisatawan lokal, melainkan turis asing juga tidak terlepas menjadi sasaran empuk para pelaku.

Sepekan lalu misalnya, tepatnya Kamis (29/8/2019) sekitar pukul 15.30 Wita, seorang Turis Jerman bernama Katharina Maria Mark dijambret saat berkendara menggunakan sepeda motor di objek wisata KEK Mandalika. Pelakunya masih dibawah umur. Kendati pelaku berhasil ditangkap polisi, namun kondisi ini tentu mengganggu kenyamanan wisatawan serta bisa merusak citra objek wisata kebanggaan NTB tersebut.

Dalam waktu dekat NTB akan menghelat gawe besar di kawasan KEK Mandalika, yakni MotoGP yang diperkirakan akan berlangsung tahun 2021 mendatang. Seluruh mata dunia akan tertuju ke NTB khususnya KEK Mandalika. Persiapan pekerjaan pembangunan infrastruktur sirkuit MotoGP mulai dilakukan.

Sebagai pihak yang bertanggung jawab terhadap keamanan, Polda NTB dan PT. Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesian Tourism Development Corporation (ITDC) menjalin Nota Kesepahaman (MoU) Pemberian Bantuan Pengamanan dalam proyek di KEK The Mandalika.  Penandatanganan MoU oleh Kapolda NTB, Irjen Pol. Drs. Nana Sudjana AS, MM., dan Presiden Direktur PT. ITDC Abdulbar M. Mansoer, dilakukan di Hotel Novotel Kuta Lombok Tengah, Rabu (4/9/2019), disaksikan pejabat utama Polda NTB, Kapolres Lombok Tengah, Jajaran Direksi dan Manajemen PT. ITDC. Nota Kesepahaman tertuang dengan Nomor: B/MoU-20/IX/HUK.8.1.1/2019.

Dalam sambutannya, Kapolda NTB menyampaikan, nota kesepahaman ini merupakan bantuan Polri kepada pihak PT. ITDC dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama pembangunan destinasi pariwisata super prioritas yang ditetapkan pemerintah.

Diantaranya mendukung kelancaran proses pembangunan infrastruktur sirkuit MotoGP. Dalam MoU tersebut berisi kegiatan pertukaran data dan atau informasi, jasa pengamanan, kontijensi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pengawasan dan pengendalian serta penegakan hukum.

Selain itu kegiatan ini juga sebagai wujud komitmen Polri dalam mendukung terselenggaranya proses pembangunan nasional khususnya faktor keamanan dalam pembangunan perekonomian di wilayah NTB. KEK Mandalika menurut Kapolda, merupakan salah satu dari empat destinasi wisata unggulan yang masuk dalam program percepatan pelaksanaan proyek strategis nasional.

“Saya berkomitmen terhadap keamanan orang asing atau turis sehingga tidak menjadi korban kejahatan. Kami maksimalkan langkah-langkah pencegahan. Rasa memiliki juga ada pada kami sebagai bagian dari warga NTB,” jelas Kapolda.

Dijelaskannya, penandatanganan Nota Kesepahaman ini diatur dalam Keputusan Presiden Nomor 63 Tahun 2004 tentang Pengamanan Obvitas dan Peraturan Kepolisian Nomor 3 Tahun 2019 tentang Pemberian Bantuan Pengamanan pada Obyek Vital Nasional dan Objek Tertentu.(GL/red)

Belum ada Komentar untuk "Jambret Turis Asing Masih Ditemukan di KEK Mandalika, Kapolda NTB: Saya Berkomitmen Terhadap Keamanan Orang Asing"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel