Enam Kali Keluar Masuk Penjara, Residivis Spesialis Pembobol Kantor Kembali Beraksi

Mataram, GL_ Ternyata hukuman penjara tidak bisa menjadi jaminan seseorang tidak akan kembali lagi berbuat aksi kriminalitas atau kejahatan. Di Mataram NTB, dua orang residivis spesialis pembobol bangunan kantor yang telah berkali-kali keluar masuk penjara kembali beraksi, bahkan semakin berani. Sebutir peluru panas pun terpaksa bersarang di tubuh pelaku karena berusaha melawan saat akan ditangkap.

Pelaku bernama Supardi alias Pardi (40 th) dan Aril DM alias Aril, warga lingkungan Lendang Lekong Turida Timur, kecamatan Sandubaya kota Mataram, beraksi membobol sebuah kantor pembiayaan PT Mitra Dana Top Finance Cabang Lombok, di jln. Sriwijaya No. 80 C, Kelurahan Pagesangan Timur, Kota Mataram, sesuai laporan Polisi Nomor: LP/K/114/VII/2019/Polres Mataram/Polsek Pagutan, tanggal 15 Juli 2019 lalu.

Kabid Humas Polda NTB, Kombespol Purnama, SIK., dalam keterangan persnya menyebutkan, pelaku Pardi berhasil diringkus diawali barang bukti sebuah Cemera FUJI FILM warna Merah pada Rabu 7 Agustus 2019 lalu yang diamankan anggota Sat Reskrim Polres Mataram dari tangan ipar pelaku bernama Hamidan alias Hom.

Setelah dikembangkan, petunjuk mengarah ke pelaku Pardi. Saat digerebek di dalam rumahnya, residivis yang telah enam kali keluar masuk penjara itu berhasil kabur. Namun polisi tak mau menyerah. Dari hasil penelusuran, pada Rabu 4 September 2019 lalu petugas mendapat informasi jika Pardi keluar dari persembunyiannya. Polisi pun membuntuti Pardi saat keluar dari BTN Sweta. Saat melintas di Jalan Sriwijaya Mataram, pelaku Pardi langsung dibekuk.

“Namun melakukan perlawanan sehingga dilumpuhkan dengan sebutir peluru yang bersarang di kaki kanannya,” ungkap Purnama.

Saat digeledah, petugas menemukan sejumlah barang bukti di badan pelaku, yakni 2 buah cukit, tang dan sebuah HP Nokia warna Hitam yang terselit dibalik baju dan saku celana. Pelaku langsung dilarikan ke RS Bhayangkara Polda NTB untuk mendapatkan perawatan medis.

Sementara itu dikatakan Purnama, seorang pelaku lainnya bernama Aril saat ini merupakan tahanan Polres Mataram dalam proses sidik Kasus Curat dengan Laporan polisi no: LP/K/633/VII/2019/Polres Mataram, tanggal 30 Juli 2019 lalu. Pelaku (Aril) ditangkap Selasa tanggal 30 Juli 2019 terkait kasus Curat Bobol Ruko Bengkel Motor,” lanjutnya.

Kronologis kejadian dituturkan Purnama, kedua pelaku (Pardi dan Aril) beraksi dengan cara memanjat bangunan belakang kantor menggunakan tangga. Selanjutnya terali ventilasi udara pada lantai dua dirusak pelaku menggunakan alat cukit dan tang. Selanjutnya pelaku masuk dan turun ke lantai satu gedung menuju ruang penyimpanan brankas. Gembok pengunci brankas digergaji pelaku.

 “Pelaku berhasil mengambil barang-barang milik kantor PT. Mitra Dana Top Finance Cab. Lombok,” tandasnya.

Adapun barang-barang milik korban yang digasak para pelaku yakni, Uang Tunai Rp 9.558.000,-, 10 Buah BPKB Sepeda Motor, 1 Unit HP Xiaomi Redmi A5 warna Putih, 2 Unit HP Samsung Keystone 3 warna Hitam, 1 Unit Proyektor Sharp warna Putih dan 1 Unit Camera Digital Fuji Film warna Merah. Atas kejadian tersebut Kantor Pembiayaan berbunga tersebut mengaku alami kerugian sebesar Rp. 84.958.000,-.

Ditambahkan Purnama, 10 buah BPKB hasil curian di TKO TOP Finance telah dijual oleh pelaku Aril ke daerah Bilelando Lombok Tengah, 3 buah HP telah dijual oleh Pardi di Cakranegara, dan 1 HP dijual Aril di BTN Sweta. Selain itu sebuah HP Samsung Keystone Hitam hasil curian TKP TOP Finance dan uang Rp 9 juta telah diberikan ke istri pelaku untuk bayar hutang dan belanja harian.

“Pelaku menerangkan berencana akan melakukan pencurian kembali sehingga membawa cukit dan tang namun keburu tertangkap,” ujar Purnama.

Barang bukti yang diamankan, satu unit kamera Digital, sebuah HP Samsung Keystone hitam, 1 HP Nokia kecil hitam, 2 buah alat cukit, serta 1 buah Tang diamankan Polisi.

“Pelaku disangkakan melanggar pasal 363 Ayat (1) ke- 4e dan ke- 5e KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan secara terus menerus dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” tutupnya.(GL/red)

Belum ada Komentar untuk "Enam Kali Keluar Masuk Penjara, Residivis Spesialis Pembobol Kantor Kembali Beraksi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel