Warga Lombok Barat Tutup Proyek Perumahan Milik Asing, Ratusan Rumah Mangkrak

Lombok Barat GL_ Puluhan warga kabupaten Lombok Barat (Lobar) bersama sekelompok pemuda yang mengatasnamakan dirinya Pemuda Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) NTB menutup paksa proyek perumahan di Dusun Lendang Jae, Desa Lembar Kecamatan Lembar, selasa (13/82019) sore sekitar pukul 16.00 waktu setempat. Akibatnya, ratusan proyek perumahan komersil dan subsidi yang tengah dalam pembangunan itu mangkrak karena terpaksa dihentikan.

Aksi nekat pemuda dan masyarakat tersebut buntut dari kekecewaan terhadap perusahaan bernama IONE HOME RESIDENCE yang disebut-sebut milik orang asing, terkait perekrutan tenaga kerja lokal serta sistem kontrak kerja yang tidak jelas. Selain itu, seringnya terjadi keterlambatan pembayaran upah kerja menjadi salah satu pemicu.

Total bangunan rumah yang rencananya akan dibangun di lokasi tersebut sebanyak 270 unit terdiri dari rumah subsidi dan komersil, serta 4 unit rumah toko (ruko). Pasalnya, sekitar setahun proyek tersebut berjalan namun hingga saat ini diduga tak kunjung memiliki Ijin Mendirikan Bangunan (IMB).

“Yang sudah terbangun 30 unit, dan terdapat sumur bor diameter 6 inci,” ungkap ketua Pemuda LIRA NTB, Erwin S. Atmajaya, kepada gemalombok.com, usai menggelar aksi, Selasa (13/8/2019).

Ketua Pemuda LIRA NTB, Erwin S. Atmajaya
Menurut Erwin, proyek perumahan tersebut telah merugikan lahan pertanian sekitar. “Saya ke Dinas Perijinan namun (proyek perumahan-red.) itu belum ada izinnya,” sesal pria bertubuh tambun itu.

Erwin menduga ada “permainan” yang melibatkan oknum pejabat atau pegawai pemerintah bersama perusahaan pengembang (Developer) sehingga pelaksanaan pekerjaan proyeknya tetap berani dikerjakan kendati belum memiliki ijin IMB.

“Siapa yang “bermain” dalam hal ini. Pemda atau memang perusahaan ini. Kita akan telusuri,” ancam Erwin. Rencananya, tambah Erwin, pihak perusahaan bersama perwakilan warga rencananya akan menggelar hearing di kantor Dinas PU Lombok Barat, rabu (14/8/2019) besok untuk mencari jalan keluar dari persoalan yang dihadapi.

Aksi menutup paksa proyek perumahan di Desa Lembar tersebut dilakukan dengan memblokir pintu masuk menuju lokasi proyek menggunakan ranting pohon, batu dan kayu. Turut hadir dalam aksi itu, ketua Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) Dusun Lendang Jae, Rusnan. Nampak sejumlah pekerja yang sedang bekerja dipaksa untuk menghentikan pekerjaannya sampai terbit ijin serta mendapat solusi dari tuntutan warga.(GL01)

Belum ada Komentar untuk "Warga Lombok Barat Tutup Proyek Perumahan Milik Asing, Ratusan Rumah Mangkrak"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel