Suasana HUT RI Ke-74 di Rinjani, Upacara Bendera Di Pusaran Sampah

Lombok Utara GL_ Merdeka!

17 Agustus 2019 bangsa Indonesia genap berusia 74 tahun. Seluruh pelosok negeri memperingati hari jadi negeri ini, mulai dari desa sampai kota. Beragam kegiatan dilakukan rakyat Indonesia untuk memperingati ulang tahun kemerdekaan negerinya, mulai dari lomba-lomba hingga upacara bendera.

Di Lombok NTB, para pendaki Gunung Rinjani menggelar upacara bendera di puncak pelawangan Senaru, sabtu (17/8/2019) pagi. Peringatan upacara bendera di lokasi dengan ketinggian 2.513 mdpl itu tentu memiliki sensasi berbeda.

Pantauan gemalombok.com dilokasi, mentari pagi mengintip dari sela-sela gunung Sangkareang, salah satu gunung di kawasan Gunung Rinjani. Cuaca dingin merasuk hingga ke tulang membuat setiap pendaki malas beranjak dari dalam tenda-tenda mereka. Namun, selain pemandangan indah serta didorong semangat nasionalisme tinggi ‘memaksa’ mereka keluar berjibaku dengan dinginnya cuaca yang menyengat hingga ke tulang itu.

“Ayok teman-teman kita Upacara bendera,” seru salah satu pendaki dari mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram.

Satu-persatu para pendaki mulai terlihat keluar dari tenda mereka pertanda seruan untuk Upacara diikuti. Porter dan para pendaki lokal mulai berkumpul di bibir tebing pelawangan Senaru. Salah satu peserta membawa bendera merah putih yang siap untuk dikibarkan.

Pagi itu cuaca cukup cerah. Kicau burung dan suara ranting pohon cemara mulai berdendang indah. Semilir angin menambah dinginnya cuaca memaksa setiap orang untuk mengenakan pakaian tebal dan sarung tangan. Pemandangan danau Segara Anak dengan gunung baru jarinya mulai jelas terlihat. Panorama alam yang sangat indah.

Lantunan lagu “Indonesia Raya” terdengar mengiringi pengibaran bendera putih. Upacara bendera di gunung Kebanggaan NTB itu berlangsung khidmat. Salah satu kawat penyangga tiang tower CCTV milik Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) dimanfaatkan sebagai tiang bendera. Porter, mahasiswa, masyarakat lokal, serta anggota TNGR nampak mengikuti upacara HUT RI ke-74 dipuncak pelawangan Senaru Rinjani itu.

Info yang diperoleh dari petugas TNGR, selain dipelawangan Senaru, pelaksanaan upacara bendera juga dilakukan para pendaki di pelawangan Timba Nuh Peringgasela Lombok Timur.

Semangat kebangsaan masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Lombok patut dibanggakan. Namun sayang, kepedulian terhadap alam masih terbilang minim. Terutama di kawasan gunung Rinjani Lombok. Regulasi aturan dari pemerintah yang kurang tegas juga menjadi salah satu pemicu kurangnya kepedulian terhadap alam Rinjani. Tumpukan sampah masih banyak terlihat di beberapa titik, baik dijalur pendakian maupun dikawasan camping ground.(GL/red)

Belum ada Komentar untuk "Suasana HUT RI Ke-74 di Rinjani, Upacara Bendera Di Pusaran Sampah"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel