Residivis Pembobol Toko Bangunan Dibekuk Polisi Kurang Dari Dua Jam di Lombok Utara

Lombok Utara, GL_ Seorang residivis pembobol toko bangunan berinisial ZN alias ZL (45 th) warga Dusun Katang Bedul Desa Pemenang Timur Kabupaten Lombok Utara (KLU) berhasil dibekuk polisi kurang dari dua jam, Senin (26/8/2019) sekitar pukul 16.00 Waktu setempat. Pelaku berhasil ditangkap melalui bukti rekaman kamera CCTV yang terpasang di TKP.

Kapolres Lombok Utara (Lotara), AKBP Herman Suriono, SIK., MH., melalui Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Purnama, SIK., menyebutkan, pelaku diringkus Resmob Polres Lotara setelah mendapat laporan dari korban bernama Sahlan, warga Dusun Kumbak Luah, Desa Setiling Kecamatan Batukliang Kabupaten Lombok Tengah, yang baru saja mengalami kejadian pencurian di tokonya di Dusun Prawira Desa Sokong Tanjung KLU.

Dari bukti rekaman CCTV lanjut Purnama, petugas mengetahui ciri fisik dan gerak gerik pelaku yang kini telah ditetapkan tersangka itu. Setelah diselidiki dan mengantongi identitas tersangka dan keterangan saksi, tim akhirnya berhasil mengamankan tersangka ZN di Dusun Telotok Tanjung sekitar dua jam kemudian.

Setelah diinterogasi petugas, pelaku mengaku masuk ke dalam toko bangunan ‘Aneka Trus' milik korban sekitar pukul 13.00 Wita dan langsung mengambil tas warna coklat berisi uang Rp 175 juta, 1 buah HP Samsung, 2 buah buku tabungan.

“Kemudian ia (pelaku) kabur menggunakan mobil menuju arah Pemenang terus ke arah Bangsal,” tutur Purnama. Selanjutnya petugas meminta tersangka untuk menunjukkan lokasi penyimpanan hasil curiannya di sebuah gudang tempat pelaku menaruh mobil.

"Tersangka beraksi sendiri dan sempat berhenti di daerah Bangsal guna memisahkan uang dan barang lainnya yang ada didalam tas," tambahnya.

Dirincikan Purnama, di gudang ini petugas menemukan barang bukti (BB) uang pecahan Rp 100 ribu sebanyak 1.500 lembar, pecahan Rp 50 ribu sebanyak 300 lembar dengan total Rp 165 juta. Selain itu, polisi mengamankan 1 buah tas ransel, 1 buah tas jinjing, 1 unit mobil merk Suzuki AVP Nopol B 1866 KFK tanpa surat-surat.

“Pengakuan tersangka telah menggunakan uang tersebut sebanyak Rp 10 juta untuk bermain judi,” tandas Purnama.(GL/red)

Belum ada Komentar untuk "Residivis Pembobol Toko Bangunan Dibekuk Polisi Kurang Dari Dua Jam di Lombok Utara"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel