Para Perempuan Korban Kekerasan Kini Tak Perlu Khawatir, di KLU Sudah Ada Pos Perlindungan

Tanjung, GL_ Kini di Kabupaten Lombok Utara (KLU) telah dibuka pos perlindungan bagi perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Lounching dan sosialisasi pos perlindungan perempuan tahun 2019 itu diselenggarakan Dinas Sosial Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Perempuan KLU, rabu (21/8/2019).

Pos pengaduan ini sebagai bentuk nyata kepedulian dan perhatian terhadap penanganan korban KDRT, khususnya di KLU. Pelaksanaan sosialisasinya dibuka resmi dengan penabuhan gong oleh Asisten III Setda KLU, Ir. H. Melta, di Jenggala Tanjung.

Bupati KLU, diwakili Asisten III, pada saat pembukaan menyampaikan, sosialisasi ini diharapkan kedepan dalam penanganan korban kekerasan dapat membantu upaya perlindungan perempuan, terutama istri dan anak dari aneka bentuk kekerasan.

“Kekerasan dalam rumah tangga bukan hanya urusan rumah tangga tetapi dapat dipidanakan,” tandasnya.

Ia menambahkan, peserta yang mengikuti sosialisasi diharapkan dapat memberi kontribusi positif bagi masyarakat, dalam upaya penanganan korban kekerasan. Dengan bekal yang diperoleh dari sosialisasi, untuk membangun pemahaman dan pengetahuan tentang upaya perlindungan perempuan dan anak terhadap tindak kekerasan.

“Dengan demikian terbentuk keluarga dan masyarakat harmoni yang damai dan cinta sesama,” tandasnya.

Sementara Direktur Lembaga Pemberdayaan Sumber Daya Mitra (LPSDM NTB), H. Bahran Helmi mengatakan, sekolah perempuan merupakan strategi terbaru dalam pemberdayaan perempuan dan anak-anak. Adanya pos pengaduan diarahkan pada edukasi kritis terhadap dampak kekerasan terhadap perempuan dan anak-anak.

"Ada empat desa di Lombok Utara yang telah memiliki interaksi baik terhadap perlindungan kaum perempuan. Diantaranya Desa Medana, Desa Sokong, Fesa Teniga dan Desa Sesait,” dibeberkannya.

Di kesempatan yang sama, Camat Tanjung Samsul Bahri, MM., memaparkan fungsi kecamatan sebagai tempat pengaduan masyarakat juga. Baik itu bagi kaum perempuan atau laki-laki ketika terjadi masalah.

Kegiatan launching dan sosialisasi berlangsung dialogis dilanjutkan dengan diskusi. Acara kemudian ditutup dengan ramah tamah. Hadir juga dalam kegiatan pembukaan tersebut, sejumlah Pimpinan OPD, Para Camat lingkup Pemda KLU dan Kelompok Sekolah Perempuan se-KLU beserta tamu undangan.(GL/humaspro)

Belum ada Komentar untuk "Para Perempuan Korban Kekerasan Kini Tak Perlu Khawatir, di KLU Sudah Ada Pos Perlindungan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel