Kebakaran Lahan di Lombok Utara, Gubernur dan Pejabat Polda NTB “Turun Gunung”

Lombok Utara GL_ Kebakaran hutan lahan yang terjadi minggu (18/8/2019) di Dusun Nipah, Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara (KLU) berlangsung hebat. Peristiwa bencana alam bak kado HUT RI ke-74 bagi NTB di musim kemarau itu sontak membuat gempar banyak kalangan. Kapolda NTB dan jajaran bahkan hingga Gubernur NTB ikut “turun gunung” ke lokasi kebakaran.

Kebakaran awalnya terlihat oleh warga setempat bernama Muhsin sekitar pukul 11.00 Wita. Sekitar pukul 15.00 Wita, asap tiba-tiba mengepul hebat dari kawasan hutan lahan diikuti api yang membesar. Angin kencang karena berlokasi dekat laut, lahan hutan kering serta banyaknya semak belukar memicu api merambat dengan cepat membakar apa yang ada di sekitarnya.

Awalnya, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.00 Wita oleh 6 orang anggota polisi Polsek Pemenang bersama 8 personil pemadam kebakaran dan dibantu warga sekitar menggunakan peralatan seadanya. Pukul 17.00 Wita, api tiba-tiba muncul kembali di titik yang berbeda yang berlokasi tidak terlalu jauh dari titik lokasi api pertama dan merambat hingga ke Dusun Pandanan.

“Api berhasil dipadamkan oleh Satgas Karhutla (Kebakaran hutan lahan-red) sekitar pukul 01.00 Wita,” ungkap Kabid Humas Polda NTB, Kombespol Purnama, SIK., dalam pers realesenya senin (19/8/2019).

Dijelaskan Purnama, pemadaman api dipimpin langsung Kapolres Lombok Utara (Lotara), AKBP Herman Suriyono, SIK., MH., beserta PJU Polres Lotara.

Sekitar pukul 21.00 Wita, Kapolda NTB, Irjenpol Drs. Nana Sudjana, AS. MM., tiba dilokasi kebakaran bersamaan dengan sejumlah pejabat tinggi polda NTB untuk memantau situasi kebakaran. Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah serta Bupati KLU, Dr H. Najmul Akhyar juga nampak hadir di lokasi kebakaran.

Api dapat dipadamkan sekitar pukul 01.00 Wita, senin (19/8/2019) dini hari oleh Satgas Karhutla Gabungan dari Polres Lotara, BPBD, PMI, dan Koramil KLU. Proses pemadaman api lanjut Purnama, juga dibantu Satgas Karhutla NTB yang terdiri dari Dit Sabhara Polda NTB, Sat Brimob Polda NTB, Brimob KLU, Sat Sabhara Polres Lobar, Yonzipur 10/2 Kostrad, BPBD NTB, KPH Rinjani Barat, dan Tagana NTB.

Sejumlah alat diterjunkan untuk memadamkan api. Diantaranya, 5 Unit Water Canon serta 9 truk tanki air.

“Satgas Karhutla NTB saat ini masih stand by untuk mengantisipasi munculnya titik api kembali, melihat angin berhembus cukup kencang,” tandasnya. Purnama juga menghimbau kepada masyarakat pengguna jalan raya sekitar area agar tidak membuang puntung rokok sembarangan.

Terpisah, Kapolda NTB Irjen Pol Drs. Nana Sudjana AS, MM menyampaikan, pihaknya tetap mengintensifkan langkah-langkah pencegahan dengan memberikan penyuluhan dan sosialisasi oleh para Bhabinkamtibmas kepada masyarakat serta melakukan  patroli bersama untuk mendeteksi titik-titik yang terbakar.(GL/red)

Belum ada Komentar untuk "Kebakaran Lahan di Lombok Utara, Gubernur dan Pejabat Polda NTB “Turun Gunung”"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel