Hadapi Proxy War, Unram Gandeng Korem 162/WB Berikan Wawasan Ketahanan dan Bela Negara Bagi Mahasiswa Baru

Mataram GL_ Dunia global tengah di hadapkan pada persoalan Proxy War, yakni perang peradaban yang meliputi berbagai aspek seperti ideologi, politik, sosial budaya serta pertahanan keamanan. Perang ini mengancam seluruh negara di dunia, termasuk Indonesia.

Karena itu, sebagai bangsa besar yang kaya akan sumber daya alam (SDA) dan manusia (SDM), Indonesia harus membekali generasinya sedini mungkin dengan wawasan kebangsaan seperti ketahanan Negara serta Bela Negara.

Universitas Mataram (Unram) sebagai salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) terbesar di NTB, mempersiapkan para mahasiswa barunya sebagai generasi penerus dengan memberikan wawasan Ketahanan Negara dan Bela Negara. Dalam hal ini Unram menggandeng TNI Korem 162/WB untuk memberikan materi tersebut pada kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun 2019 yang mengangkat tema "Melalui PKKMB Kita Tingkatkan Pengamalan Nilai-Nilai Agama Pancasila, Integritas dan Karakter Bangsa". Pemberian materi tersebut berlangsung di Auditorium M. Yusuf Abubakar Unram, Sabtu (11/8/2019).

Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., SH. M.Han., yang diwakili Pasi Bakti Ster, Mayor Inf I Made Dharma dalam materinya menjelaskan tekait dengan kegigihan para patriot bangsa dengan gagah berani dan pantang menyerah merebut kemerdekaan dari tangan penjajah, baik Belanda dengan sekutunya serta Inggris dan Jepang.

"Ini yang patut kita jadikan tauladan untuk terus menanamkan jiwa nasionalisme dan patriotisme pada diri anak bangsa sehingga tidak mudah goyah oleh perubahan zaman," ujar Darma.

Rasa persatuan dan kesatuan bangsa tegas Darma, sangat dibutuhkan untuk menghadapi trend perang moderen seperti Proxy War sekarang ini.

"Salah satunya melalui Narkoba yang sangat berbahaya bagi generasi muda penerus bangsa," ungkapnya.

Pria kelahiran Bali tersebut menyampaikan, media sosial (medsos) dewasa ini mengambil peran strategis dalam menentukan arah kehidupan berbangsa dan bertanah air. Hal tersebut cukup beralasan, mengingat kegunaan medsos memiliki seribu manfaat, namun juga memiliki sejuta kerugian bila digunakan untuk hal-hal negatif.

"Mari kita jaga Indonesia dengan menerapkan empat pilar kebangsaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka tunggal Ika," imbuhnya.(GL/Pen)

Belum ada Komentar untuk "Hadapi Proxy War, Unram Gandeng Korem 162/WB Berikan Wawasan Ketahanan dan Bela Negara Bagi Mahasiswa Baru"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel