Disiplin, Paskibra Harus Menjadi Tauladan Pelajar Lombok Timur

Lombok Timur GL_ Perayaan Upacara Peringatan Proklamasi kemerdekaan Indonesia 17 Agustus sebentar lagi akan dilaksanakan serentak di seluruh daerah se-Indonesia. Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) selalu menjadi primadona di moment HUT Bangsa Indonesia seperti saat ini. Hal tersebut tidak berlebihan mengingat keberadaan Paskibra ini memiliki andil yang cukup penting baik dalam Pegibar dan Penurunan Bendera pada detik-detik Proklamasi 17 Agustus setiap tahunnya.

Di kabupaten Lombok Timur NTB, Pelatihan dan Pemantapan Calon Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) yang akan bertugas pada upacara detik-detik Proklamasi 17 Agustus, dimulai kamis (8/8/2019) hari ini, di Gedung Wisma Haji, Selong. Pelatihan itu dibuka resmi Sekda Lombok Timur, Drs. H. Rohman Farly MM., ditandai penyematan tanda peserta terhadap dua orang perwakilan calon Paskibra.

Mewakili Bupati Lombok Timur, Sekda menyampaikan, pelatihan dan pemantapan ini memiliki makna dan hikmah yang mendalam. Karena kesuksesan pelaksanaan upacara bendera HUT RI, sangat tergantung pada Paskibra sebagai pelaksana tugas upacara.

Rohman berharap, siswa-siswi Paskibra dapat menunjukkan keteladanan, dan kedisiplinan sehingga menjadi contoh bagi siswa-siswi lain di Lombok Timur.

“Teruslah tegak dalam sistem pelatihan dan tidak ada ketersimpangan. Karena bangsa yang maju adalah bangsa yang mengedepankan kedisiplinan," motivasinya.

Hadir pada kesempatan tersebut, Forkopimda, Kepala OPD Lingkup Pemkab Lotim, dan instruktur Paskib.

Sementara itu, Kadispora Kabupaten Lombok Timur, Izzudin, S.Pd, selaku penyelenggara kegiatan melaporkan, bahwa penjaringan atau seleksi Paskibra telah dilaksanakan pada awal Februari 2019, di 83 SMA/SMK/MA negeri dan swasta di Lombok Timur.

Sebanyak 1.660 siswa-siswi yang mengikuti seleksi Paskibra. Sementara yang lulus untuk seleksi lanjutan ke tingkat Kabupaten sebanyak 280 orang.

Dari hasil seleksi lanjutan terpilih 40 orang. Kemudian, 4 siswa dan 4 siswi terpilih untuk mengikuti pelatihan Tingkat Provinsi. Sementara 32 Orang lainnya berhak menjadi Pengibar bendera pada perayaan HUT RI ke 74 di Kabupaten Lombok Timur.

"Ke depan, mengingat jumlah sekolah di Kabupaten Lombok Timur yang cukup besar, pola minimal yang saat ini diterapkan, di tahun-tahun mendatang semoga dapat diterapkan pola perekrutan maksimal. Dengan jumlah anggota paskibra sebanyak 50 orang.

Pemantapan ini akan berakhir pada H+1 HUT RI, yaitu pada tanggal 17 Agustus 2019.(GL/hum)

Belum ada Komentar untuk "Disiplin, Paskibra Harus Menjadi Tauladan Pelajar Lombok Timur"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel