Di Lombok Timur, Warganya Lapor Polisi Lantaran Bantuan Rumah Gempa Telat Dikerjakan Fasilitator

Lombok Timur GL_ Ternyata, Banyak masyarakat Lombok Timur yang datang mengadukan permasalahan bantuan Rumah Tahan Gempa (RTG) ke kepolisian Mapolres Lombok Timur. Disinyalir proyek pembangunan RTG tidak sedikit yang bermasalah sehingga pengerjaannya terlambat.

Kepada awak media, kamis (8/8/2019) Kasat Reskrim Polres Lombok Timur, AKP I Made Yogi Purusa Utama, membenarkan perihal banyaknya warga yang datang mengadukan terlambatnya pekerjaan proyek RTG oleh fasilitator.

Namun, kedatangan masyarakat penerima RTG tersebut lanjut Yogi, lebih kepada menjalin koordinasi dengan pihaknya. Keluhan tentang keterlambatan pekerjaan RTG mendominasi selain dari sekian banyak permasalahan lain terkait pengerjaan rumah bantuan bagi warga terdampak gempa tersebut.

"Sifatnya yang datang kepada kami, masyarakat melaporkan fasilitator yang tidak memenuhi target pekerjaannya. Lebih banyak pada penggunaan anggarannya. Yang diduga tidak sesuai dengan progres pembangunan RTG," tutur Yogi.

Ia menyarankan bagi masyarakat yang datang mengadu untuk membuat laporan dengan menyediakan dokumen-dokumen pendukung laporannya.

"Namun karena banyak yang datang dengan tangan kosong, sehingga kami sarankan untuk membawa dokumen yang ada pada dirinya," imbuhnya.

Yogi berjanji, bahwa pihaknya akan menindaklanjuti setiap aduan yang berasal dari masyarakat.

"Kalau sudah ada aduan dari masyarakat, kita tindak lanjuti dengan penyelidikan. Kalau ada indikasi kerugian negara, kita tindak lanjuti dengan penyidikan," tegasnya.(GL/Ded)

Belum ada Komentar untuk "Di Lombok Timur, Warganya Lapor Polisi Lantaran Bantuan Rumah Gempa Telat Dikerjakan Fasilitator"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel