Berharap Kades Sahyan Ditangguhkan Penahanannya, Warga Desa Lingsar Minta Dukungan Bupati

Lombok Barat, GL_ Berbagai upaya dilakukan warga Desa Lingsar agar Sahyan (SY), Kades Lingsar mendapat penangguhan penahanan dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Mataram. Setelah Senin (19/8/2019) lalu melakukan aksi unjuk rasa mendesak penyidik Jaksa agar menangguhkan penahanan Kades Lingsar, kini warga Lingsar meminta dukungan Bupati Lombok Barat (Lobar), H. Fauzan Khalid, agar bersedia menjadi penjamin.

SY, Kades Lingsar telah ditetapkan Kejari Mataram sebagai tersangka dan telah ditahan dalam kasus dugaan korupsi dana CSR PDAM Giri Menang sebesar Rp 165 juta.

Pantauan gemalombok.com, Kamis (22/8/2019) malam, puluhan orang perwakilan warga Desa Lingsar didampingi kuasa Hukumnya, Bion Hidayat, SH., MH., mendatangi gedung Pendopo Bupati Lobar, sekitar pukul 19.00 Wita. Kedatangan warga ditemui langsung Bupati H. Fauzan Khalid di aula Pendopo. Pertemuan dengar pendapat (Hearing) tersebut berlangsung sekitar satu jam.

Setelah mendengar permintaan warga Desa Lingsar, Sang Bupati pun menyanggupi menjadi penjamin penangguhan penahanan Kades Lingsar yang kini ditahan Kejari Mataram itu.

“Tanpa diminta sebenarnya tadi saya yang pertama menyinggung. Saya siap ikut tandatangan (jadi penjamin),” tandas Bupati.

Menurut orang nomor satu di kabupaten Lombok Barat itu, harapan warga Lingsar masih dalam jalur yang dilegalkan dalam prosedur hukum terkait permohonan penangguhan penahanan. Kendati demikian lanjut Fauzan, wewenang tetap berada di aparat penegak hukum.(GL/red)

Belum ada Komentar untuk "Berharap Kades Sahyan Ditangguhkan Penahanannya, Warga Desa Lingsar Minta Dukungan Bupati"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel