Awas, Komestik Ilegal Mengandung Mercury dan Zat Berbahaya Serbu Warga NTB

Mataram, GL_ Pasar bebas Asean kian terbuka lebar yang berdampak pada ketatnya persaingan di kalangan para distributor. Kesempatan masuknya produk dari luar pun semakin besar. Demikian juga peluang beredarnya produk-produk ilegal semakin tak terbendung. Namun demikian, Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) tak tinggal diam dan semakin gencar melakukan pengawasan dan pembinaan.

Di provinsi NTB, dalam dua pekan terakhir, BPOM menggelar aksi penertiban pasar Kosmetik ilegal dan atau bahan berbahaya. Hasilnya ribuan kosmetik ilegal berhasil disita, baik merek kosmetik dari dalam maupun luar negeri.

Kepala Balai Besar POM NTB, Dra. Ni GAN Suarningsih, Apt.MH., saat menggelar jumpa pers di gedung BPOM NTB, Jumat (23/8/2019), menjelaskan hasil pengungkapan yang dilakukan sejak tanggal 12-21 Agustus kemarin. Sedikitnya sebanyak 1.472 pcs kosmetik ilegal dengan 208 item berhasil disita petugas BPOM Mataram. “Dengan nilai ekonomi sekitar Rp 66.568.000,-,” tandasnya.

Semua kosmetik ilegal yang disinyalir mengandung bahan berbahaya ini disita dari seluruh kabupaten kota yang ada di pulau Lombok dan Sumbawa.

“Total yang diperiksa 69 sarana. 40 tidak ditemukan, 29 sarana ditemukan kosmetik ilegal,” tutur Suarningsih.

Bagi toko atau sarana yang terbukti menjual produk kosmetik ilegal ini akan diberikan pembinaan dan tidak berlanjut ke proses hukum (prostusia).

“Akan diminta membuat surat pernyataan tidak menjual (kosmetik ilegal) kembali. Jika kedepan ditemukan menjual lagi maka akan kita prostusia,” tegasnya.

Suarningsih menjelaskan, aksi penertiban ini digelar di seluruh Indonesia di bulan Agustus ini namun tidak secara serentak. Untuk daerah NTB tambahnya, disamping pengawasan rutin lebih diintensifkan setiap bulan, pihaknya juga terus melakukan pembinaan.

“Di NTB kita telah melakukan pengawasan bersama lintas sektor. Bersama Dinas Kesehatan, kepolisian, dan dinas Perdagangan,” pungkasnya.

Aksi penertiban ini dalam rangka melindungi masyarakat terhadap kosmetik ilegal atau tanpa ijin edar yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat. Kosmetik-kosmetik ilegal ini diduga mengandung mercuri dan zat-zat berbahaya.

Peredaran kosmetik ilegal di tengah masyarakat NTB masih marak terjadi. Kemasan menarik disertai harga murah menjadi daya tarik masyarakat NTB untuk menggunakan kosmetik-kosmetik ilegal tersebut meski kerap kali mengabaikan faktor kesehatan dan keselamatan.

Suarningsih berharap agar masyarakat NTB menjadi konsumen cerdas sebelum membeli produk, khususnya dalam memilih kosmetik yang aman, bermanfaat dan bermutu dengan sistem Cek KLIK (Cek Kemasan, Label, Izin Edar dan Kadaluwarsa).(GL/red)

Belum ada Komentar untuk "Awas, Komestik Ilegal Mengandung Mercury dan Zat Berbahaya Serbu Warga NTB"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel