Aneh Tapi Nyata, Sapi Kurban di Lombok Ini Menangis Merengek Sebelum Disembelih

Lombok Tengah GL_ Pemandangan yang tak biasa terjadi usai perayaan hari raya Idul Adha 1440 H, saat proses penyembelihan Sapi Kurban di Dusun Lauq Rurung, Desa Jelojok, kecamatan Kopang kabupaten Lombok Tengah, minggu (11/8/2019) pagi. Seekor sapi yang hendak disembelih untuk kurban Idul Adha itu terlihat menangis dan mengeluarkan air mata. Layaknya tengah bersedih, sapi ini berkali-kali merengek seperti manusia menangis.

Kejadian aneh tapi nyata itu sontak mengundang banyak pendapat warga terkait penyebab menangisnya seekor sapi berkulit Coklat tua itu. Ada yang menduga sapi tersebut bersedih karena mengetahui dirinya hendak disembelih. Namun banyak juga warga yang menganggap hewan mahkluk ciptaan Allah itu menangis karena tak sabar menunggu lama datangnya tukang jagal yang hendak menyembelihnya.

“Sekitar satu jam kita nunggu tukang jagalnya datang setelah sapinya dibawa kesini. Mungkin dia (sapi menangis, red.) ndak sabar ingin segera menghadap Penciptanya” ungkap salah seorang anggota keluarga pemilik sapi.

Sapi kurban tersebut dibeli beberapa hari sebelum hari raya kurban tiba dari seorang penjual bernama Ahirudin, di Desa Kayon, kecamatan kopang, dengan harga 14,5 juta.

Usai pelaksanaan sholat Ied, sapi kurban tersebut diantarkan kerumah pemilik hajat kurban (Sohibul Qurban) bernama Haji Jun, warga Kopang. Ditempat itulah terjadi peristiwa yang mengundang perhatian banyak warga tersebut saat menunggu tukang jagal atau petugas yang akan menyembelih. Banyak yang mengabadikan momen langka tersebut dengan mengambil foto dan video.

Setelah disembelih, daging sapi kurban itu terlihat berwarna merah segar. Bahkan, proses penyembelihannya pun tidak membutuhkan waktu lama.

Fenomena hewan kurban atau sapi kurban menangis bukan kali ini saja terjadi. Pemandangan seperti ini di tahun-tahun sebelumnya memang pernah terjadi di beberapa daerah di Indonesia.

Pendapat yang menyebutkan penyebab sapi kurban menangis berdasarkan sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Turmudzi no 1493, Ibn Majah 3126, al-Hakim dalam al-Mustadrak 7523 menyebutkan, dari A’isyah radhiyallahu ‘anha, bahwa Rasulullah SAW bersabda:

“Tidak ada amalan manusia yang lebih dicintai oleh Allah untuk dilakukan pada hari Nahr (Idul Adha), melebihi amalan mengalirkan darah (qurban). Karena qurbannya akan datang pada hari kiamat dengan tanduknya, bulunya, dan kukunya. Dan darahnya akan menetes di tempat yang Allah tentukan, sebelum darah itu menetes di tanah. Untuk itu hendaknya kalian merasa senang karenanya.”

Jika mengacu kepada hadits tersebut, bisa juga diambil kesimpulan jika tangisan sapi itu adalah tangisan bahagia karena sapi tersebut akan menjadi saksi bagi orang yang menyembelihnya dan sapi itu juga akan mendapatkan tempat yang terbaik di hadapan Allah.

Sapi itu juga menangis karena merasa senang melihat kaum muslimin dapat memakan dagingnya. Artinya, daging sapi itu bermanfaat bagi kaum yang berhak menerima. Ada juga pendapat yang mengatakan, merupakan kepatuhan hewan kurban kepada Sang Penciptanya. Wallahua'lam...(GL01)

Belum ada Komentar untuk "Aneh Tapi Nyata, Sapi Kurban di Lombok Ini Menangis Merengek Sebelum Disembelih"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel