Aksi Kejar-Kejaran di Tengah Sawah Warnai Drama Penangkapan Residivis Pelaku Curanmor di Lombok Timur

Lombok Timur GL_ Seorang residivis pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah hukum Polres Lombok Timur (Lotim) berhasil diringkus anggota Tim Khusus Curat, Curas, dan Curanmor (3C), Polres Lombok Timur, Jumat (30/08/2019), sekitar pukul 17.30 Wita. Drama penangkapan residivis yang juga pelaku penipuan dan penggelapan ini diwarnai aksi kejar-kejaran antara polisi dan pelaku di areal persawahan belakang rumah pelaku.

Aksi pelaku berhasil terungkap setelah salah satu korban bernama Hardi melapor ke polisi dengan Laporan Polisi Nomor :LP/40/VI/2019/NTB/Res.Lotim/Sek. Sakra Timur, tanggal 24 Juni 2019 lalu.

Kasat Reskrim Polres Lombok Timur, AKP I Made Yogi Purusa Utama, dalam keterangan persnya menyebutkan, pelaku berinisia JKN (39 Thn) warga Kelurahan Majidi, Selong Lotim ini telah berulangkali keluar masuk penjara.

Yogi menuturkan, penangkapan pelaku berlangsung alot dan sempat diwarnai aksi kejar-kejaran lantaran pelaku sempat melesat kabur saat tau polisi datang untuk menangkapnya. Namun akhirnya pelaku berhasil ditangkap petugas di areal persawahan belakang rumah pelaku setelah hampir kehabisan tenaga.

“Saat dilakukan penangkapan pelaku kabur ke areal persawahan dan meneriaki petugas dengan kata-kata provokasi sehingga terjadi kejar-kejaran antara petugas dan pelaku," tutur Yogi.

Dijelaskannya, pelaku adalah residivis kambuhan dalam kasus yang sama dan seringkali keluar masuk penjara. Sedikitnya 20 kali pelaku menjalankan aksi kriminalnya di wilayah Pancor dan Dasan Lekong, dengan modus meminta tebusan kepada korban yang sepeda motornya diketahui telah hilang dicuri.

Pelaku berpura-pura menawarkan jasa untuk menebus sepeda motor korban dari tangan pelaku dengan menyerahkan sejumlah uang. Namun setelah korban memberikan uang tebusan, sepeda motor korban tak bisa kembali. Motor korban tetap hilang, uang pun melayang.

“Sampai saat ini, korban terus berdatangan melaporkan tindak pidana yang dilakukan pelaku dengan modus yang sama," lanjut Yogi.

Ditambahkannya, kronologis pengungkapan berawal dari pelaku meminjam sepeda motor korban dengan alasan pergi menonton acara hiburan Cilokaq di Desa Greneng, Sakra Timur. Namun setelah dipinjam, sepeda motor korban tidak dikembalikan. Satu minggu kemudian, pelaku menelpon korban untuk meminta sejumlah uang tebusan.

"Namun, setelah diberikan uang tebusan, pelaku tidak mengembalikan sepeda motor yang sudah di janjikan kepada korban. Modus tersebut berulang kali dilakukan pelaku untuk mendapatkan sejumlah uang untuk membeli Sabu," ungkap Yogi.

Saat ini, pelaku dan barang bukti sebuah HP lipat merek Samsung yang digunakan pelaku untuk menghubungi korbannya, telah diamankan di Mapolres Lombok Timur, guna pengembangan dan proses hukum lebih lanjut.(GL/Ded)

Belum ada Komentar untuk "Aksi Kejar-Kejaran di Tengah Sawah Warnai Drama Penangkapan Residivis Pelaku Curanmor di Lombok Timur"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel