Oknum Guru Bimbel di Mataram Cabuli 7 Anak di Bawah Umur

MATARAM - Oknum Guru bimbingan Belajar di Kota Mataram, NTB berinisial ECF (30) mencabuli anak di bawah umur atau yang biasa disebut Fedofilia.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda NTB, Komisaris Besar Polisi Kristiaji, menginformasikan bahwa pelaku bejat tersebut  berasal dari Cianjur, Jawa Barat. Pelaku ini telah mencabuli tujuh anak laki-laki.

Modus yang dilakukan pelaku dengan memberikan handphone miliknya pada para korban untuk bermain Facebook dan menonton film dewasa.

“Setelah itu pelaku mencabuli korbannya pada waktu terpisah dan memberikan korbannya uang agar tidak melapor,” ujarnya di Mataram, Senin, (29/7).

Pelaku memberikan uang pada korban dengan jumlah variatif, mulai dari Rp10 ribu hingga Rp100 ribu.

Pelaku mengalami perilaku seksual yang menyimpang dengan menyukai sesama jenis, sehingga seluruh korbannya adalah anak laki-laki.

Pada Kamis, (25/7) lalu, Polda NTB melalui Subdit IV Ditreskrimum melakukan penangkapan terhadap pelaku di salah satu tempat bimbingan belajar di Mataram.

“Dia ditangkap tanpa perlawanan dan digiring ke Polda NTB untuk diinterogasi,” terangnya.

Pelaku terancam pasal 82 ayat (1) dan atau ayat  (2) Jo pasal 76e undang-undang nomor 35 tahun  2014 tentang perubahan atas undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Ancaman hukumannya paling  singkat lima  tahun, dan paling  lama 15 tahun, serta  denda paling banyak Rp5 miliar,” pungkasnya.(GL02)

Belum ada Komentar untuk "Oknum Guru Bimbel di Mataram Cabuli 7 Anak di Bawah Umur"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel